Balance News | Kab Bandung, Menjelang sidang III tahun 2023, anggota DPRD kabupaten Bandung dari fraksi Gerindra laksanakan reses di Desa Lamajang. Kecamatan Pangalengan.
YAYAT HIDAYAT MENJARING ASPIRASI MELALUI RERES
Dalam acara yang di gelar di Aula Desa Lamajang, Kamis 13 Juli 2023 yang di mulai jam 1 siang ini. Yayat Hidayat, SE, MM, menjelaskan bahwa reses artinya curhat, dalam reses para anggota dewan itu mendengarkan curhatan-curhatan masyarakat.

Dalam penjelasannya, banyak program pemerintah yang di danai oleh APBD belum maksimal, seperti program pinjaman lunak dana bergulir. Untuk permodalan para pelaku UMKM “kira kira kalau belum maksimal ayo curhat kepada kami” ujar Yayat.
Dana bergulir ini di salurkan oleh Bank BPR Kertaraharja dan Bank BJB.
“tentu saja dengan persyaratan, tapi semua di permudah. Kalau ada kesulitan curhat ke kami” lanjut nya.
Pembangunan RS
Untuk program kesehatan, pemerintah telah membangun 2 rumah sakit yang telah di operasikan dan sekarang telah kembali membangun rumasakit ke tiga, yakni rumah sakit Arjasari.
Baca Juga : RESES MASA SIDANG KE 3 TAHUN 2023 DPRD KAB BANDUNG FRAKSI DEMOKRAT DI DAPIL 7
Masyarakat yang menghadiri reses ini, Sarhalim penduduk kampung waspadana RT 02 RW 08 Desa Lamajang, mengharapkan adanya dukungan untuk. Perbaikan jalan yang di miliki oleh pihak PLN dan juga adanya perbaikan jalan wisata “jalan PLN sudah lama rusak. Bahkan udah di ajukan ke bupati, tapi sampai saat ini belum ada realisasinya, juga jalan wisata mohon di perbaiki. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat” ujar Sarhalim.
Menanggapi hal ini, Dewan dari Fraksi Gerindra ini di hadapan ratusan tamu undangan reses berjanji akan menfasilitasi.
“Di Desa Lamajang ada daerah yang tidak bisa di sentuh oleh anggaran Dana Desa maupun APBD yakni jalan inspeksi PLN. Tapi insya Allah kami akan menfasilitasi pembangunan jalan ini, juga jalan wisata mudah mudahan bisa di percepat” tegas Yayat.
Di lembaran yang di bagikan kepada peserta reses, Yayat Hidayat, SE, MM. meminta untuk di isi sesuai apa yang akan. Di curhat kan kepada para anggota dewan, nanti akan ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas.
Tanya Jawab
Di sesi tanya jawab, salah satu peserta meminta supaya ada kemudahan dalam mendapatkan pupuk karena ini di anggap cukup mendesak.
Persoalan pupuk ini akan di tindak lanjuti bersama Dinas Pertanian “bukan hanya Dewan , tapi kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Ini bukan hanya permasalahan di Kabupaten Bandung, tapi telah menjadi persoalan di seluruh Indonesia, pupuk diproduksi setiap hari tapi di lapangan terjadi kelangkaan pupuk” pungkas Yayat.
RedBN





