Berita

Sembilan Kades PAW Kabupaten Bandung Dilantik, Sikap Bungkam Usai Prosesi Tuai Kekecewaan Media

BALANCE NEWS || SOREANG, Kab. Bandung – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemkab Bandung, pada Kamis (30/4/2026).

Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2026.

Sebanyak sembilan kepala desa (Kades) resmi di lantik untuk melanjutkan sisa masa jabatan di desa masing-masing. Prosesi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan demi melayani kepentingan masyarakat.

Pesan Sinergi dari Bupati Bandung

Dalam sambutannya, Bupati Bandung menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan. Beliau menginstruksikan agar para kepala desa yang baru di lantik segera melakukan akselerasi kerja.

“Kepala desa harus bersinergi dengan program kerja Pemerintah Pusat (Presiden), Pemerintah Provinsi (Gubernur), hingga program pembangunan di Kabupaten Bandung sendiri,” ujar Bupati dalam arahannya.

Bupati berharap para Kades mampu menjaga stabilitas desa dan menjadi ujung tombak pelayanan publik yang prima bagi warga Kabupaten Bandung.

Sorotan: Aksi “No Comment” Para Kades Baru

Namun, di balik suksesnya seremoni pelantikan, muncul sebuah pemandangan yang cukup mengecewakan.

Usai acara formal berakhir, sejumlah awak media mencoba menghampiri para Kades untuk meminta pernyataan terkait visi-misi singkat maupun harapan mereka dalam meningkatkan kinerja pelayanan ke depannya.

Alih-alih memberikan pernyataan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik, beberapa kepala desa yang baru saja disumpah justru memilih menghindar.

Ungkapan “no comment” dan sikap tidak memberikan tanggapan menjadi jawaban yang di terima oleh awak media.

Sikap tertutup ini sangat di sayangkan, mengingat masyarakat menaruh harapan besar terhadap kinerja mereka.

Transparansi dan komunikasi publik seharusnya menjadi langkah awal yang di tunjukkan oleh seorang pemimpin desa untuk membangun kepercayaan warga.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan para Kades tersebut enggan memberikan keterangan terkait rencana kerja mereka setelah resmi menjabat.

RedBN

 

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang