Balance News | Kabupaten Bandung – Penumpukan sampah di TPS ( Tempat Pembuangan Sementara ) Pasar Banjaran Kabupaten Bandung yang berada di depan pintu masuk relokasi sebelah barat, dikeluhkan pedagang dan warga Banjaran karena menimbulkan bau menyengat serta dihinggapi banyak lalat dan ulat.

Bahkan tumpukan sampah TPS Pasar Banjaran yang saat ini di kelola PT Bangun Niaga Perkasa ( PT BNP ). Tampak meluber ke badan jalan Kiartasan dan jalan menuju kampung Cintaasih.
Persoalan ini pun di respons cepat dan tanggap oleh Pj ( Penjabat ) Kepala Desa Banjaran Asep Rachmat Gumilar. Setelah adanya laporan warga yang mengeluhkan tumpukan sampah yang dibiarkan menggunung di TPS Pasar Banjaran.
“Hari ini saya memantau langsung pengangkutan sampah di TPS Pasar Banjaran. Setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan PT BNP selaku pengembang yang saat ini bertanggung jawab atas pengelolaan Pasar Banjaran. Jika tak selesai hari ini Asep meminta pengangkutan sampah terus di lakukan agar sampah di TPS Pasar Banjaran tak semakin menggunung”. Kamis ( 9/11/2023 ).
Dalam penanganan sampah ini, Asep berharap ada kerjasama dari seluruh pihak sebagai langkah kongkrit. Agar persoalan sampah di TPS Pasar Banjaran saat ini bisa benar-benar terselesaikan.
PT BNP sebagai pengelola Pasar Banjaran saat ini, tentu telah melakukan kajian dan memiliki solusi. Untuk menanggulangi persoalan sampah di Pasar Banjaran, tinggal mengoptimalkan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Bandung. Danmelakukan edukasi serta sosialisasi kepada para pedagang dan warga sekitar Pasar Banjaran. “Saya berharap tidak ada lagi penumpukan sampah yang akhirnya mengganggu aktifitas pedagang. Selain itu juga warga sekitar Pasar Banjaran apalagi sampai menimbulkan berbagai penyakit” pungkasnya.





