
BALANCE NEWS || SOREANG – Pelayanan publik di Kantor Pertanahan (Kantah) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bandung terpantau berjalan optimal pada Senin (30/03/2026).
Meskipun volume pemohon cukup tinggi, masyarakat menyatakan kepuasan mereka terhadap kinerja petugas di lapangan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tingginya antusiasme warga sempat membuat ruang tunggu di dalam gedung terisi penuh. Untuk menjaga ketertiban, petugas keamanan (satpam) dengan sigap mengarahkan sebagian pemohon untuk menunggu di area yang telah di sediakan di luar gedung.
Meski sempat muncul sedikit kekecewaan dari pemohon yang harus menunggu beberapa jam di luar, situasi tetap terkendali dan kondusif.
Di sisi lain
Suasana di dalam ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tampak sangat tertib. Alur pelayanan yang terorganisasi dengan baik memudahkan para pemohon, mulai dari pengurusan sertifikat tanah hingga permohonan dokumen pertanahan lainnya, untuk mendapatkan kepastian informasi serta penyelesaian berkas secara transparan.
Sejumlah warga yang di temui memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi layanan saat ini. Mereka menilai proses birokrasi kini menjadi lebih responsif dan efisien di bandingkan sebelumnya.
Salah satu warga Kabupaten Bandung yang tengah mengurus Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) melalui layanan elektronik, menyampaikan kesannya. Ia merasa sistem antrean yang diterapkan sangat konsisten.
Baca Juga : Kecewa Dengan Pelayanan ATR/BPN Kota Bandung Dinilai Lambat, Waspada Ada Oknum Nakal Di Belakangnya
“Pelayanannya sudah sangat baik dan cepat. Petugas melayani dengan ramah serta informatif. Saya tadi mengurus keabsahan sertifikat (SKPT elektronik). Dan semua berjalan lancar sesuai nomor antrean. Kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu,” ujarnya sembari mengacungkan jempol sebagai bentuk kepuasan.
Selain keramahan petugas di loket, ketersediaan fasilitas pendukung di ruang tunggu juga turut menciptakan kenyamanan bagi masyarakat. Pihak ATR/BPN Kabupaten Bandung di nilai berhasil menjaga ritme kerja yang profesional di tengah tingginya beban kerja harian.
Kondisi yang kondusif dan transparan ini di harapkan dapat terus di pertahankan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Khususnya dalam memberikan kepastian hukum atas hak tanah bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung.
RedBN





