
BANDUNG, BALANCE NEWS – Pengunjung Ranca Upas Membeludak Luar Biasa di Akhir Pekan, Pengelola Harapkan Kemajuan Berkelanjutan
Kawasan wisata alam Ranca Upas mengalami lonjakan pengunjung yang luar biasa pada hari Minggu ini. 31 Mei 2026
Antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan (weekend) di destinasi legendaris ini terlihat dari padatnya arus kendaraan dan ramainya area parkir sejak pagi hari.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan bus pariwisata berukuran besar, tampak mengular di gerbang masuk kawasan wisata. Pengunjung dengan sabar mengantre untuk membeli tiket masuk di loket resmi.
Merujuk pada papan informasi tarif resmi yang dikelola oleh Econique harga tiket kunjungan bagi wisatawan nusantara (WNI) adalah Rp28.000, sedangkan untuk wisatawan mancanegara (WNA) dikenakan tarif Rp49.000. Adapun jam operasional kunjungan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Pernyataan Pengelola Ranca Upas
Dalam kesempatan tersebut, awak media berkesempatan menemui pengelola wisata Ranca Upas, Jaka, di kantor masuk area wisata.
Jaka menyambut hangat kehadiran rekan-rekan media dan menyampaikan bahwa kedatangan insan pers merupakan bentuk silaturahmi yang sangat positif guna mendukung transparansi serta publikasi pariwisata daerah.
Jaka memaparkan perbedaan yang cukup signifikan terkait volume kunjungan antara hari kerja (weekday) dan akhir pekan (weekend):
Hari Biasa (Weekday): Persentase kunjungan rata-rata berada di angka 30%.
Akhir Pekan (Weekend): Volume kunjungan melonjak tajam hingga mencapai 70 sampai 80 persen dari kapasitas yang ada.
Saat disinggung mengenai aktivitas berkemah (camping), pihak pengelola menjelaskan bahwa pengunjung yang berniat untuk menginap memang dikenakan biaya tambahan tersendiri di luar tiket masuk reguler.
”Kami berharap ke depannya Ranca Upas bisa menjadi lebih bagus lagi dan semakin maju dalam memberikan pelayanan serta fasilitas terbaik bagi para wisatawan,” ujar Jaka saat ditemui di ruang kerjanya.
Kesan Wisatawan
Kepadatan ini turut dirasakan oleh salah satu pengunjung asal Bogor, Ibu Siti, yang datang memboyong keluarganya. Menurutnya, Ranca Upas tetap menjadi destinasi yang sangat memikat meski tengah dipadati lautan manusia.
”Tempatnya enak dan alamnya sangat indah, cuma memang hari ini ramai sekali. Tadi pas mau foto di tempat penangkaran rusa saja harus mengantre. Tapi untuk harga tiketnya sangat terjangkau dan pemandangannya luar biasa,” tutur Ibu Siti.
Kondisi Fasilitas dan Lokasi Parkir
Tingginya animo masyarakat ini berimbas pada penuhnya kantong-kantong parkir di dalam kawasan. Seperti yang terlihat diarea parkir kendaraan roda dua dipadati oleh ratusan motor pengunjung yang tersusun rapi.
Di sekitar area tersebut juga tersedia fasilitas penunjang seperti tempat sampah tematik (organik, non-organik, dan B3) guna menjaga kebersihan lingkungan di tengah membeludaknya jumlah wisatawan.
Meski terjadi lonjakan pengunjung yang luar biasa, situasi di lapangan terpantau tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kesigapan para petugas di bawah pengelolaan manajemen.
Pewarta : Abah Abeng





