
BALANCE NEWS || SOREANG, Pererat Silaturahmi Pascalebaran, Pemkab Bandung Gelar Halalbihalal di Dome Balerame. 25 Maret 2026
Mengawali masa kerja di momen Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar acara Halalbihalal tingkat Kabupaten Bandung tahun 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini di pusatkan di Dome Balerame, Soreang, pada Rabu (25/3).
Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Bupati Bandung beserta jajaran staf Sekretariat Daerah, para Kepala Dinas, Kepala Badan. Hingga aparatur kewilayahan. Tampak hadir pula jajaran pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung bersama para Kepala Desa (Kades) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.
Berdasarkan surat undangan resmi dengan nomor 400.14.1.3/9402/0579A/UMUM yang di tandatangani oleh Sekretaris Daerah, Dr. H. Cakra Amiyana, S.T., M.A., acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan sinergi antara jajaran pemerintah daerah dengan perangkat desa setelah merayakan hari kemenangan Idulfitri.
”Momentum Halalbihalal 1447 H ini menjadi sarana bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa demi pelayanan masyarakat yang lebih maksimal,” ujar salah satu perwakilan peserta di sela-sela acara.
Acara yang di mulai pukul 07.00 WIB ini berjalan dengan lancar dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Dalam pidato sambutannya
Bupati Bandung menekankan pentingnya momentum ini untuk membuang segala ego sektoral dan memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.
”Kita baru saja melewati momen Idulfitri, hari yang fitri. Esensi Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi momentum bagi kita semua. Baik di tingkat Kabupaten maupun di Desa-untuk saling memaafkan dan menyatukan hati kembali,” ujar Bupati. “Saya mengajak seluruh elemen, terutama para Kepala Desa sebagai ujung tombak pelayan masyarakat, untuk melangkah maju dengan semangat baru. Mari kita hilangkan ego sektoral dan bangun kolaborasi yang lebih solid.”
Bupati juga menggarisbawahi beberapa prioritas pembangunan Kabupaten Bandung ke depan, khususnya terkait pelayanan publik di tingkat desa, peningkatan infrastruktur wilayah, dan optimalisasi program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Tugas kita semakin kompleks
“Kita harus memastikan semua program prioritas, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik, dapat menyentuh masyarakat hingga ke pelosok desa. Sinergi antara Pemkab dan APDESI sangat krusial dalam mewujudkan cita-cita Kabupaten Bandung yang ‘BEDAS’ (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),” tegasnya, disambut tepuk tangan dari para hadirin.
Dalam pantauan di lokasi, para peserta yang hadir tampak antusias dan tertib mengenakan seragam dinas harian (PDH) putih yang rapi. Suasana keakraban terlihat jelas saat para kepala desa, staf, dan pejabat daerah saling bertegur sapa, bersalaman, dan melakukan swafoto bersama sebagai bentuk soliditas dalam membangun Kabupaten Bandung.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi ramah tamah serta saling bersalam-salaman antarpeserta.
*REDBN*





