Balance News || Kab Garut — Mahasiswa dari berbagai element masyarakat, tetap ingin menyampaikan aspirasi secara intelektual di dalam gedung DPRD Garut yang di anggap sebagai rumah bersama.
Mahasiswa Dari Berbagai Element Masyarakat Garut Sampaikan Aspirasi
Aksi ini di lakukan oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi kampus di Garut dengan tujuan menyuarakan pandangan mereka terkait isu-isu penting di daerah tersebut.
Baca Juga : Indikasi Adanya Korupsi Pembangunan Rabat Beton JL Penghubung Desa Sukamulya & Desa Cisaranten
Dialog antara mahasiswa dan DPRD di harapkan mampu menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.
Namun, aksi tersebut berujung pada bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.
Baca Juga : Diduga Jadi Ajang Bancakan Pengadaan Billboard Informasi Desa Di Kab Bandung
Salah satu aksi, Andi, menegaskan bahwa revisi UU Pilkada di nilai merugikan demokrasi lokal karena mengurangi partisipasi publik.
Mahasiswa Dari Berbagai Element Masyarakat Garut Sampaikan Aspirasi
“Kami menolak keras revisi ini karena tidak berpihak kepada kepentingan rakyat dan hanya menguntungkan segelintir elit politik,” tegasnya.
Aksi ini menarik perhatian luas masyarakat, mengingat rencana revisi UU Pilkada menjadi isu hangat di berbagai daerah.
Hingga berita ini di turunkan, situasi di sekitar Gedung DPRD Garut pada pukul 16.50 WIB, mulai kondusif, meski aparat kepolisian masih berjaga di lokasi.
Baca Juga : TPT Desa Sukaresmi Roboh Akibat Kontruksi Jelek
RedBN/KW-Garut





