BALANCE NEWS || BANDUNG – Konvoi Massal Bobotoh Penuhi Jalan Raya, Kendaraan Pribadi Hingga Bus Besar Terjebak Macet
Kepadatan luar biasa kembali terjadi di ruas-ruas jalan utama Kota Bandung pada hari kedua perayaan gelar juara Persib.
Ribuan sepeda motor yang di kendarai para Bobotoh memadati jalan raya hingga tak terhitung jumlahnya, menciptakan barisan panjang konvoi yang meriah namun juga menyebabkan kemacetan parah yang melumpuhkan arus lalu lintas.
Berdasarkan pantauan
WASPIRA NEWS di lokasi pada Minggu (24/5/2026), jalan raya sepenuhnya dikuasai oleh kerumunan massa.
Hampir seluruh pengendara mengenakan pakaian berwarna biru dan kaos bertuliskan serta bergambar logo kebanggaan Persib, mulai dari tulisan “Persib Champion”, gambar kepala harimau, hingga tulisan “Hattrick” yang melambangkan keberhasilan tim. Suasana terlihat sangat padat, di mana sepeda motor berdesakan satu sama lain hingga sulit bergerak maju.
Bukan hanya kendaraan kecil, kendaraan besar seperti bus antarkota pun tak luput terjebak dalam kepadatan ini. Sebuah bus besar dengan tulisan spesifikasi mesin “EPA Euro 5” dan merek karoseri terlihat berhenti di tengah jalan, tak mampu bergerak karena tertutup rapat oleh lautan sepeda motor dan pendukung yang terus berdatangan dari segala arah.
Pengendara terlihat sabar menunggu di atas kendaraannya, sesekali bersorak dan saling berteriak semangat meski terjebak dalam kemacetan panjang.
Momen luar biasa ini juga turut menghidupkan perekonomian warga setempat.
Di setiap sudut wilayah yang di lewati konvoi, banyak masyarakat yang memanfaatkan suasana perayaan ini dengan membuka lapak dagangan.
Berbagai jenis atribut kebanggaan, mulai dari baju, syal, hingga bendera berwarna biru laris manis di buru para pendukung yang ingin melengkapi penampilan mereka dalam merayakan kemenangan tim kebanggaannya.
Konvoi ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan kemenangan Persib bukan sekadar perayaan singkat, melainkan momen kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Bandung.
Di tengah kepadatan yang hampir tak tertembus ini, semangat kebersamaan tetap terasa kuat, menciptakan pemandangan unik di mana jalan raya berubah menjadi pesta besar milik warga Kota Kembang.
Pewarta: AAbeng, redbn




