Balance News | Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau Kang DS di laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan dugaan kasus terkait penerimaan gratifikasi. Proyek revitalisasi pasar di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Di laporkan Ke KPK
Informasi itu berawal dari laporan Aktivis Pemuda Bandung Raya, Saat di konfirmasi, Kepala Bagian Pemberitaan KPK. Ali Fikri membenarkan adanya laporan tersebut.
“Setelah kami cek, betul ada surat laporan di maksud,” ujar bilal.
Selanjutnya KPK akan segera menindak lanjuti dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu laporan dari Aktivis Pemuda Bandung Raya tersebut.
“Pasti akan kami tindak lanjuti dengan verifikasi lebih dahulu oleh bagian pengaduan masyarakat,” ujar Ali.
Pemuda Bandung Raya
Sementara itu, Koordinator Aktivis Pemuda Bandung Raya, Bilal Al Farizi menerangkan adanya dugaan gratifikasi sebagai pemulus pengerjaan proyek revitalisasi pasar.
“(Penerimaan gratifikasi diduga) dengan bahasa untuk munggahan,” kata Bilal.
Praktik curang tersebut juga diduga di lakukan sebagai bentuk kesepakatan dari sejumlah komitmen yang telah di buat dengan salah satu. Pihak swasta.
“Ada komitmen-komitmen yang sudah mereka bikin,” pungkas Bilal.
Terkait laporan yang di layangkan Aktivis Pemuda Bandung Raya tentang dugaan gratifikasi Bupati Bandung, berikut laporan kekayaan berdasarkan dokumen. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disetorkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dadang Supriatna, pria yang lahir 7 Agustus 1971 ini tercatat memiliki harta kekayaan lebih dari 8 miliar.
Kekayaan Bupati Bandung
Berikut di sajikan rincian kekayaan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang tercatat di LHKPN pada 31 Desember 2021:
Tanah Dan Bangunan : Rp 6.607.250.000
Tanah dan Bangunan Seluas 141 M2/300 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 159 M2/300 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 13 M2/26 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 50.000.000
Tanah Seluas 2520 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 700.000.000
Tanah Seluas 5789 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 1.447.250.000
Tanah Seluas 7000 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 1.750.000.000
Tanah Seluas 2520 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 630.000.000
Tanah Seluas 1300 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 130.000.000
Tanah Seluas 980 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 300.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 70 M2/140 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 250.000.000
Tanah Seluas 1361 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 200.000.000 Tanah Seluas 1028 M2 di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri : Rp 150.000.000
Alat Transportasi Dan Mesin : Rp 2.650.000.000
Mobil, Mitsubishi Outlander Minibus Tahun 2015, Hasil Sendiri : Rp 250.000.000
Mobil, Mitsubishi Colt Diesel Ps 120 Tahun 2005, Hasil Sendiri : Rp 150.000.000
Mobil, Mitsubishi Colt Diesel Tahun 2005, Hasil Sendiri : Rp 150.000.000
Mobil, Toyota Pajero Minibus Tahun 2019, Hasil Sendiri : Rp 350.000.000
Motor, Yamaha Xmax Kendaraan Roda Dua Tahun 2017, Hasil Sendiri : Rp 45.000.000
Lainnya, Sumitomo Ekskavator Tahun 2011, Hasil Sendiri : Rp 500.000.000
Lainnya, Sumitomo Ekskavator Tahun 2011, Hasil Sendiri : Rp 500.000.000
Lainnya, Caterpilar Buldoser Tahun 2006, Hasil Sendiri : Rp 200.000.000
Mobil, Suzuki Mobil Bak Tahun 2015, Hasil Sendiri : Rp 60.000.000
Motor, Vespa Kendaraan Roda Dua Tahun 2016, Hasil Sendiri : Rp 15.000.000
Mobil, Toyota Innova Venturer 2.4 A/T Tahun 2021, Hasil Sendiri : Rp 430.000.000
Harta Bergerak Lainnya : Rp 100.000.000
Surat Berharga : Rp 0
Kas Dan Setara Kas : Rp 696.600.872
Harta Lainnya : Rp 0
Sub Total : Rp 10.053.850.872
Hutang : Rp 1.169.000.000
Total : Rp.8.884.850.872
Red/BN – Lansir : Viva News





