Balance News | Kabupaten Bandung – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta. Jawa Barat tengah melakukan penanganan pelebaran dan perbaikan geometrik Jalan Soreang–Rancabali–Cidaun di Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Cianjur. Provinsi Jawa Barat.
Pelebaran Dan Perbaikan Geometrik Jalan
Selasa, (15/08/23) perbaikan jalan sedang kerjakan di wilayah Ciwidey dengan buka tutup jalan perbaikan jalan berjalan dengan lancar. Walaupun ada kendala faktor jalan yang ramai perbaikan jalan bisa terus di berjalan.
Adapun pernyataan di lontarkan oleh salah seorang warga masyarakat mengatakan ” Adanya pengerjaan ini menurut saya sangat berdampak positif di karena wilayah ciwidey adalah salah satu akses jalan menuju tempat wisata , dengan jalan seperti ini membuat para pengunjung yang dari luar kota merasa nyaman dan juga warga masyarakat pun merasa sangat nyaman tidak ada jalan yang berlubang.
Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan bahwa pekerjaan ini di lakukan sepanjang 84,99 Kilometer (Km). Selain menjaga kondisi jalan agar tetap layak di gunakan, jalan tersebut juga di harapkan membuka akses jalan penghubung. Untuk memudahkan masyarakat menuju ke tempat wisata Ciwidey dan Pantai Selatan (Pansela).

Kita jaga kondisi jalan, agar tetap layak dan menuju standar sehingga mobilisasi kendaraan dapat berjalan dengan baik,” kata Wilan. Saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Anggota Komisi V DPR RI, di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (16/3/2023).
Wilan Menambakan Bahwa
PT. Hutama Karya di percaya Kementerian PUPR melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Brantas Abipraya (Persero). Yaitu KSO HK-Abipraya, “pekerjaannya telah di mulai sejak bulan Juni 2022 dengan anggaran senilai Rp. 228 miliar. Dan di targetkan rampung pada Desember 2024,” terangnya.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Jawa Barat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga. Alik Mustakim mengatakan, kegiatan utama pada Paket Penanganan Pelebaran dan Perbaikan Geometrik Jalan Soreang–Rancabali–Cidaun berupa, penataan Lingkar Soreang. Sepanjang 3,7 km, perbaikan geometrik sepanjang 9,032 km (Kabupaten Bandung 3,337 km dan Kabupaten Cianjur 5,695 km).
“Selain itu juga terdapat kegiatan pelebaran jalan sepanjang 20,39 km (Kabupaten Bandung 7,545 km dan Kabupaten Cianjur. 12,845 km), dan rehabilitasi minor jalan sepanjang 18,415 km maupun rehabilitasi mayor jalan sepanjang 7,4 km ” tutur Alik Mustakim.
Sementara Ketua Tim Kunker Komisi V DPR RI Anang Susanto mengatakan bahwa kunjungan kerja di maksudkan untuk meninjau secara langsung. Konektivitas di Provinsi Jawa Barat khususnya preservasi di ruas Jalan Soreang–Rancabali–Cidaun yang tengah di lakukan.
“Komisi V mendukung dan mengapresiasi Kementerian PUPR dalam melakukan preservasi jalan yang bertujuan untuk memberikan dampak bagi pertumbuhan. Ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Anang Susanto.
Juana, warga Soreang yang juga salah satu pekerja Program Padat Karya Tunai (PKT) di Lingkar Soreang mengakui sangat terbantu sekali ikut di pekerjakan pada proyek ini, “Alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhan keluarga di rumah,” ungkapnya
Dadang, pengendara mobil yang ditemui Biro Komunikasi Publik, Kementerian PUPR di Ruas Soreang juga turut senang dengan adanya pelebaran Ruas Sorean-Rancabali-Cidaun yang dikerjakan oleh kementerian PUPR, “Semoga pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan lancar dan kalau sudah selesai dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
RedBN





