Berita

“BLT BBM Desa Cigondewah Hilir Sudah di Salurkan” Untuk Sembako BPNT Belum

BalanceNews.Id, Kabupaten Bandung — Warga Kabupaten Bandung yang masuk kategori miskin dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bisa tersenyum lebar, pasalnya, PT Pos membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sebagaimana diketahui, BLT BBM 2022 ini merupakan salah satu bantuan sosial yang diluncurkan pemerintah sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM atau bahan bakar minyak.

Total nilai Bansos Rp.500.000. / KPM BLT BBM Rp. 300 ribu di tambah Sembako Rp 200 ribu untuk September ini. BLT BBM disalurkan dalam 2 (dua) tahap dengan nominal Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan. Tahap I disalurkan untuk 2 bulan dengan nominal penerimaan Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per KPM.

Seperti halnya di Desa Cigondewah hilir Kecamatan Margaasih sebanyak 223 KPM yang mendapatkan BLT BBM tersebut. Mereka mendapat 2 jenis bantuan langsung tunai sekaligus yakni BLT BBM bulan September dan BPNT bulan Oktober 2022.

Dalam penyaluran kemarin di Desa Cigondewah hilir (Rabu, 14/9/2022) salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan Bantuan BLT BBM tahap 2 senilai Rp. 300 ribu. Tetapi paket sembakonya belum dibagikan, katanya nanti hari Jum’at. Ucapnya

Loh, kenapa harus hari Jum’at dibagikan nya?? Ada apa sebenarnya. Fakta di lapangan, ketentuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI itu diduga masih dicurangi oleh sejumlah oknum. Padahal dalam mekanisme BPNT yang baru dalam bentuk tunai bukan sembako lagi. Jika begitu, KPM tidak bisa memanfaatkan langsung apa yang jadi haknya.

Untuk Desa Cigondewah hilir ini, mereka memakai mekanisme tersendiri yakni pembagian BLT BBM pun di Desa. Dan diduga paket sembako atau BPNT di koordinir oleh perangkat desa.

Pasalnya dalam penyaluran BLT BBM tersebut, melibatkan Pos Giro Margaasih, Pak Taufik dan Ibu Elom. Yang juga berperan penting, untuk melancarkan setiap penyaluran. Akan tetapi, jelas-jelas itu melanggar mekanisme yang sudah ditetapkan.

Bukannya dalam penyalurannya di Kabupaten Bandung, PT Pos Indonesia menggunakan tiga mekanisme berbeda dalam penyaluran bantuan yaitu penyaluran sesuai jadwal, penerima mengambil secara langsung di kantor pos, dan petugas kantor pos mendatangi langsung pihak penerima.

Adapun petugas kantor pos mendatangi langsung pihak penerima, yaitu dengan spesifikasi diantaranya pasangan lansia dan  yang mengalami sakit. Penyaluran bantuan ini dilakukan untuk membantu warga yang sulit mendatangi agen penyalur demi mendapatkan BLT BBM. Agar warga merasa terbantu dan bisa menikmati bantuan tersebut.

Dalam penelurusan awak media BalanceNews, diduga adanya pengkoordiniran oleh perangkat desa yang merangkap sebagai Agen e-warong itu jelas-jelas tidak boleh. Apalagi di Cigondewah hilir ini, Agen BPNT nya pun hanya 1 (satu) yang dengan banyaknya sekitar 500 KPM.

Seharusnya jika banyaknya 500 KPM, agen itu minimal harus ada dua didalam suatu daerah. Apakah ini suatu pengkondisian, agar KPM membeli sembako ke Agen yang ditunjuk oleh TKSK ataupun Puskesos.

Pasalnya, menurut aturan, KPM diberi kebebasan membelanjakan bantuan uang tunai dari Kemensos di berbagai warung dengan syarat ada bukti fisiknya.

Awak media BalanceNews.Id, mencoba menemui Agen e-Warong ‘Siti Samsiah’ yang berada di RT 03/06. Pada saat dikonfirmasi, memang betul yang menjadi Agen ini adalah Perangkat Desa (Kaur Perencanaan) tetapi dijalankan oleh istrinya. Dalam penyaluran BPNT, dirinya memberikan lima komoditi seperti (Beras, Telur 1Kg, Ayam 1Kg, Tempe dan buah jeruk).

Seolah-olah adanya pengkondisian, Agen menyebutkan bahwa Puskesos (Ibu Elom) hanya mendampingi saja. Jadi tidak ikut  terlibat dalam skema penyaluran.

Sementara dihari yang sama (Rabu, 14/9/2022) ingin konfirmasi pada Puskesos (Ibu Elom) atas dugaan pengkondisian yang beredar, Ibu Elom menampik tidak adanya pengkondisian. Cuman mekanisme yang dibuat oleh Desa Cigondewah hilir ini, memang cukup berbeda.

Menurutnya, BPNT yang dibagikan sekarang itu untuk bulan Oktober yang nilainya Rp. 150ribu. Dan kenapa sembako BPNT dibagikan hari Jum’at, karena kan harus dikoordinir dulu baru setelah itu dipesankan. Takutnya kalau pesen jumlah yang banyak atau tidak sesuai jadinya bau.

Tetapi dalam penyaluran ini, saya tidak memaksakan untuk dibelanjakan. jadi maunya KPM bagaimana, iya saya selaku Puskesos mengiyakan saja. Karena kan bukan saya saja yang turun kelapangan langsung, adapun penyaluran ini dikelola oleh  kader masing-masing yang berada di tiap RW. Jelasnya

Memang BLT  BBM ini dirasa kurang efektif untuk mengatasi dampak dari kenaikan BBM tersebut. Karena yang terdampak dari kenaikan ini tidak hanya masyarakat kurang mampu saja, tetapi hampir seluruh masyarakat hampir merasakan kesulitan akibat kenaikan BBM. 

Disinyalir Penerima BLT BBM ini pun tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, lantasan banyak masyarakat yang kurang mampu tidak mendapatkan BLT BBM ini dan juga terdapat korupsi terhadap dana BLT BBM.

BBM BLT ini secara tidak langsung merupakan cara sementara untuk membantu masyarakat dalam menghadapi dampak kenaikan BBM dan bukan merupakan cara yang cukup untuk masalah ini.

Media BalanceNews.Id  berharap, supaya Pemerintah agar tidak hanya fokus terhadap BLT BBM sebagai cara membantu masyarakat dan mencari solusi tambahan. Karena cara ini hanya bersifat sementara dan tidak dapat memenuhi kebutuhan jika BBM masih naik dan mendorong berbagai bahan kebutuhan pokok juga ikut naik, serta dampak bantuan ini tidak dapat dirasakan masyarakat menengah yang juga terkena dampak kenaikan BBM.  Dan pemerintah dapat mengevaluasi kembali BLT BBM agar yang menerima bantuan tersebut merupakan orang yang selayaknya mendapatkan bantuan tersebut.

Sebelum berita ini naik, belum adanya pernyataan dari Kepala Desa Cigondewah hilir.

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang