Agama Berita Polri

Berburu Takjil Sudah Menjadi Tradisi Yang Tidak Bisa Di Lewatkan Saat Masuk Bulan Ramadhan 1445

Para pedagang takjil di padati pembeli mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.30 WIB, sehingga menimbulkan kemacetan di ruas jalan arah ciganitri, GBA 2 dan GBA 3.

Balance News | Kab Bandung — Berburu Takjil Sudah Menjadi Tradisi, yang tidak bisa di lewatkan saat masuk bulan Ramadhan dan menjelang saat berbuka. Seperti yang terjadi di jalan raya GBA 2(RW 08) Desa Cipagalo Kecamatan Bojongsoang.

Berburu Takjil Sudah Menjadi Tradisi Yang Tidak Bisa Di Lewatkan

Sejumlah pedagang takjil di hari ke-5 Ramadhan 1445 Hijriah, di padati para pembeli. Terlihat para pedagang musiman di serbu para pembeli yang memburu takjil untuk hidangan berbuka puasa.

Baca Juga : Modal 100jta Dari DD Desa Ciheulang Untuk Kesejahteraan BUMDES Berupa 30 Ekor Domba Gaib

Para pedagang takjil di padati pembeli mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.30 WIB, sehingga menimbulkan kemacetan. Di ruas jalan arah ciganitri, GBA 2 dan GBA 3.

Makanan yang di jajakan pun tersedia aneka macam makanan dan minuman seperti es teler sultan, es pisang ijo, milkshake, salad buah, cumi bakar, bakso goreng, cilok telor, sosis bakar dan makanan ringan lainnya. (Sabtu, 16/3/2024)

Pada kesempatan itu, Neneng seorang penjual takjil di sela-sela kesibukannya melayani pembeli, ia mengaku setiap bulan puasa. Menjual aneka makanan dan minuman berbuka. ” Setiap bulan puasa saja jualan di sini, kalau hari-hari lain hanya membuat dan menitipkan di tempat jualan,” katanya.

Ia yang baru lima hari berjualan mengatakan mendapatkan keuntungan dari penghasilan awal buka di bulan Ramadhan yang perolehnya berkisar Rp 100.000,- hingga Rp 150.000 per harinya. Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini rezeki melimpah.

Di samping itu, salah satu pengunjung Yanti (40) mengatakan dengan adanya pedagang takjil ini di rinya tak lagi bingung untuk memasak kebutuhan buka puasa.

“Saya kan kadang tidak sempat memasak, dengan adanya pasar takjil ini sangat membantu,” imbuhnya pada saat memborong beberapa makanan untuk kebutuhan buka puasa.

Pewarta: Abeng Surabeng/RedBN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang