Balance News | Kabupaten Bandung – Penjelasan Kades Cukang genteng Rosiman terkait pelaporan warganya dengan Nomor: STPL – B 34/ V / 2023 /Polsek Pasirjambu. Atas tindakan pencekikan terhadap warganya bernama Pipin yang merasa diri nya telah di cekik oleh kades nya sendiri saat cecok. Di lokasi jalan raya Ciwidey pasir jambu. Jumat, (19/05/2023)

Kades Rosiman mengatakan bahwa dirinya tidak merasa mencekit ataupun ada kontak fisik saat kejadian ucap. Rosiman kepada awak media yang mencoba mengklarifikasi terkait vidio yang di upload oleh warganya sendiri.
Lanjut kronologis kejadiannya Rosiman memaparkan, bahwa awalnya Rosiman ingin memberitahukan kepada warganya agar supaya asbes bangunan yang menepati bahu jalan. Agar di rapihkan supaya tidak terliat kumuh dan semerawut.” katanya
Saat Rosiman menemui warga pemilik bangunan tersebut Rosiman menegur warganya, tolong rapihkan asbes yang terlalu menonjol ke jalan. Agar terliat bersih dan rapih tertata, tetapi warga tidak terima teguran tersebut.
Pipin menjawab dengan nada yang kurang sopan terhadap Rosiman dengan berlagak sok jagoan di depan kadesnya sendiri. Dan terjadilah ceckcok merasa tidak terima di tegur oleh pemimpinya Sendiri,
dan Rosiman menarik warganya Pipin untuk duduk dan. Di berikan pengertian agar tau tujuan nya merapihkan bukan melarang untuk berjualan ,’ ucapnya
‘Rosiman menginginkan penataan para pedagang atau kios-kios yang sebenarnya menepati tanah PU untuk di tata karena di sana akan di bangun pula Gedung serba guna desa, otomatis akan merusak keindahan dari bangunan utama jika warung-warung atau bangunan di depannya kumuh dan tidak tertata rapih.
Rosiman pun menginginkan warganya yang bernama Pipin mendengannya agar bisa menerima,karena hal tersebut sipatnya untuk kepentingan masyarakatnya,”Pungkas Rosiman
Tidak berselang lama muncul video klarifikasi dari dua warga Cukang Genteng yang membuat video dan menyebar luas kan. Video cekcok Kepala Desa dengan warganya.
Keterangan Warga Yang Meng Upload Vidio
Sabtu, (20/5/23) Video Klarifikasi muncul dari Deden yang menyebarkan video terkait cekcok kepala Desa Cukang genteng dengan warganya. Deden mengatakan ”Saya Deden ingin mengklarifikasi dan meminta maaf terkait video yang sudah tersebar dan video itu tidak utuh. Dan dalam video tersebut bahwa kepala Desa Cukang Genteng dengan sopan santun memberitahukan kepada saudara Pipin untuk membenarkan warungnya. Dan saudara Pipin tidak menerima saran yang di berikan oleh Kepala Desa“ Ujar Deden

Terpisah klarifikasi dan permintaan maaf muncul dari Gito atas penyebaran video Kades Cukang genteng, dirinya meminta maaf atas video tersebut. Dan mengatakan bahwa kepala Desa Cukang Genteng tidak seperti preman apa yang di katakan dalam video tersebut. Dan tindaka dirinya dalam mengklarifikasi dan meminta maaf tidak ada paksaan dari pihak manapun. Pungkas Gito
Pewarta : Setiawan





