Balance News | Jabar – Humas Forum Bulog Kanwil Jabar tidak ada di tempat, saat akan di mintai keterangan bantuan pangan yang di salurkan. Pemerintah pusat saat ini terdiri atas dua jenis, yaitu bantuan pangan beras dan bantuan pangan daging dan telur di Kabupaten Bandung.
Humas Forum Bulog
Bantuan pangan beras di berikan sebagai tambahan bantuan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebanyak 10 kg/bulan selama 3 bulan.
Sebagai upaya mengurangi kerawanan pangan, kemiskinan, tengkes, gizi buruk, dan pengendalian inflasi, pemerintah pusat menyalurkan. Cadangan Pangan Pemerintah dalam bentuk bantuan pangan untuk masyarakat Jawa Barat.
Namun sangat di sayangkan beras bantuan pangan khususnya di Kabupaten Bandung bisa di bilang tidak layak konsumsi karena beras tersebut. Berwarna kuning, pecah, bau dan berkutu.
Penyaluran beras medium yang ber merk per KPM 10 Kg untuk wilayah Kabupaten Bandung khususnya diduga bermasalah.
Pemberitaan yang berjudul, “Bantuan Pangan Beras 10 Kg, KPM Kab. Bandung Di Berikan Beras Berkutu, Bau Dan Berwarna Kuning”. Awak media mencoba menyambangi forum Bulog kanwil Jabar Rabu, (15/6/2023)
Baca Juga : Bantuan Pangan Beras 10 Kg, KPM Kab. Bandung Di Berikan Beras Berkutu, Bau Dan Berwarna Kuning
Menurut keterangan security yang berjaga di kanwil Jabar mengatakan Mohon maaf untuk sementara pihak media tidak bisa bertemu. Dengan humas forum bulog kanwil Jabar di keranakan ada pergantian humas, sebelumnya humas yang dulu Ibu Eci. Udah pindah jadi di ganti oleh humas baru yaitu Bapak Federial.
Lanjut security, saya pun menerima info langsung dari Bapak Federial untuk sementara pelayanan humas belum bisa berjalan dengan semestinya. Mungkin nanti bila sudah siap semuanya akan di konfirmasi kepada pihak media yang bersangkutan, pungkas security
Menanggapi hal tersebut pihak media pun merasa kebingungan bila ada permasalahan seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung terkait beras pangan yang jelek dan berkutu apakah harus langsung lapor kepada pihak berwajib, sedangkan media mempunyai kode etik jurnalistik bilamana ada permasalahan harus di konfirmasi kepada yang bersangkutan.
Pewarta : Tim/BN





