Balancenews, Kabupaten Bandung — Maraknya pengerjaan proyek tanpa identitas yang jelas atau bisa dibilang siluman di Desa Bojongsoang tepatnya jalan Cibabi semakin menjadi, hal ini menjadikan tanda tanya bagi warga masyarakat sekitar.

Seharusnya pelaksana proyek tau akan aturan dan keberadaan UU pemerintah terkait pengerjaan proyek yang mana telah diatur UU No.14 Tahun 2008, bahwa pengerjaan proyek merupakan satu paket dengan identitas proyek.
Terkait hal itu diduga minimnya pengawasan, hingga pelaksana proyek tanpa memasang papan nama informasi proyek sebagai keterbukaan informasi publik (KIP), hal ini menjadikan persepsi kurang baik bagi masyarakat.
Seperti penelusuran awak media Balancenews.Id aroma tak sedap kian tercium di lapangan, tepatnya di Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, didapati adanya kegiatan proyek siluman alias proyek tanpa papan nama informasi proyek, padahal proyek sudah berlangsung sekitar empat hari. Kamis (22/9/2022).
Proyek dari dinas PU yang didanai oleh APBD yaitu pembangunan TPT tepatnya masuk wilayah Desa Bojongsari, Kabupaten Bandung, diduga melanggar undang – undang KIP.
Pasalnya di lokasi proyek tidak terpasang dan tidak terpampang papan nama informasi proyek kepada masyarakat secara umum. Sementara awak media tidak mendapati pihak pengawas maupun pihak pelaksana proyek di lokasi tersebut.
Salah seorang kepala tukang Nino TPT saat dikonfirmasi terkait proyek yang sedang berlangsung menyatakan bahwa dirinya tidak tahu nama PT atau CV yang melaksanakan. Dan proyek tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih empat hari, terkait papan nama informasi proyek belum dipasang dan belum dipampang. Tetapi yang diketahuinya dirinya disuruh oleh Gagan.
Tambahnya, Gagan yang menyuruh dirinya untuk mengerjakan TPT yang berada di jalan Cibabi. Dan pada saat kepala tukang menanyakan gambar TPT yang harus dibuatnya, Gagan seolah tidak tahu. Malah menyuruh minta ke Kadus, tapi Kadus pun tidak tahu menahu. Adapun ucapan Gagan pada Nino “Katanya, nuluykeun we eta anu atos”.
Bagaimana spek mau bagus, gambar yang akan dikerjakan pun tidak tahu seperti apa. Seolah pengerjaan ini asal-asalan atau asal jadi.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana proyek belum bisa ditemui.
(Pewarta: Abeng/RedBN)


