
Balance News || Kota Bandung — Warga RW 09 Palasari hingga kini merasa resah, pasalnya aktivitas
yang di lakukan oleh PT. Adi Mitra Dinamika ( AMD) terkait dengan pemakaian bahan bakar Batu Bara di nilai warga terasa mengganggu.
PT AMD Bungkam Malah Ketua Porum RW Cipadung Jawab Keluhan Warga 09 Palasari
Saat Awak Media melakukan Konfirmasi ke PT. AMD, mereka hanya bisa mengarahkan agar konfirmasi di lakukan kepada Ketua Forum RW Kelurahan Cipadung Kec Cibiru, Kota Bandung tersebut.
Hingga akhirnya Awak media pun melakukan konfirmasi kepada. Deni selaku ketua, Forum RW Kelurahan Cipadung Kec Cibiru sekaligus sebagai koordinator 7 RW dari 2 Kelurahan yang terdampak akan adanya pabrik tersebut pada.
Inilah yang di katakan Deni, “Kalau berbicara kedekatan dengan pihak pabrik hanya sebatas kedekatan kepengurusan RW saja, tidak bisa berbicara lebih sama seperti dengan ketua RW lainnya.
PT AMD Bungkam Malah Ketua Porum RW Cipadung Jawab Keluhan
Dari Tahun 2015 sampai sekarang terkait akan adanya pabrik ini baik dari warga kami maupun dari warga RW lainnya yang ada di Kelurahan Cipadung dan Palasari sama sekali tidak ada permasalahan.
Pihak Pabrik sudah memberikan Kompensasi kepada 7 RW berupa satu ekor kambing di setiap Idul Adha ditambah Transport RW dalam 1 tahun itu diberikan dua kali berikut dalam hal Rekrutmen tenagakerja, itu sama dibagi rata, “Terangnya.
Cuman sekarang yang menjadi permasalahan itu, suka ada oknum Ketua RW yang suka mengambil tenaga kerjanya itu di luar warganya, karena mungkin mereka beranggapan kalau tenaga kerja dari luar itu bisa di perjual belikan.
Makanya bisa jadi permasalahan itu bisa muncul karena warganya sendiri menilai, kenapa orang luar bisa bekerja sedangkan warga terdekat tidak, “Ucapnya.
Terkait Kepemilikan Pabrik Tersebut
Lanjutnya. Deni ” Semenjak saya menjabat sebagai ketua RW dari tahun 2015 saya sendiri tidak tahu, tapi kalau enggak salah sudah beralih ke AMD
Terkait peralihan bahan bakar dari Solar ke batu bara jaman nya pak RW Dada Hidayat Alm memang menyampaikan ke kami dan itupun tidak secara pribadi, karena pada saat itu saya pun belum di angkat menjadi pengurus secara permanen.
Baca Juga : Pihak BPR Syariah HIK Parahyangan Gunakan Hak Jawab Terkait Pemberitaan Di Media Online
Menurut saya sudah di sampaikan ke warga sama bapak Dada Hidayat Alm, cuman saya sendiri sangat menyayangkan belum sempat pak. Dada sendiri memperlihatkan bukti-bukti masalah ijin dan sebagainya, “Tuturnya.
Menurut pendapat. Deni dengan munculnya permasalahan di RW 09 itu mungkin perlu di ketahui, dulu ada yang namanya. Pak ACIL mantan ketua RW 09 Kelurahan Palasari, justru beliaulah yang mempunyai kedekatan luar biasa dengan pihak pabrik, “Cetus Deni.
Konfirmasi Lewat Telepon WhatsApp Hari, Rabu 02/09/2024
Saat Awak Media meminta tanggapan kepada Deni terkait dengan apa yang di katakan oleh. Pak Acil bahwa Warga RW 09 Palasari memberikan ijin peralihan bahan bakar dari Solar ke Batubara hanya ijin sementara, di karenakan pada saat itu. Pabrik AMD membutuhkan ijin warga untuk uji coba mesin Broiler, yang mana ijin tersebut hanya di tanda tangani oleh 6 Orang Warga saja.
Deni menjawab, ” Menurut pengakuan pihak AMD kepada saya, perusahaan ini sudah berdiri begitu lama adapun untuk masalah. Analisis Dampak Lingkungan mereka itu selalu berkordinasi dengan DLH, itulah yang selalu di sampaikan pihak. AMD kepada saya, “ucapnya.
Di sentil Juga sama Awak Media, terkait adanya perintah kepada satpam agar pihak media bisa langsung menanyakan kepada. Deni terkait. untuk Ijin dari Warga RW09 memakai batubara itu. pihak AMD sendiri ada apa ….?
Deni pun menjelaskan, ” Kenapa pada saat akang datang pertama kali bersama warga RW 09 ke AMD, saya sendiri seolah-olah pada saat itu memperlihatkan kedekatan dengan pihak management, karena saya sendiri beranggapan kalau mereka itu betul-betul merasa terganggu dengan asap batu bara atau terkena polusi udara, apa yang mereka sampaikan itu sah-sah saja silahkan.
Tapi yang menjadi salah besar pada saat itu, mereka seakan akan datang menumpangi kepentingan sendiri.
Adanya Bahasa Sunda
Buktinya seperti kemarin itu, ya contoh pak Acil berbisik ke saya dengan perkataan seperti ini “Sok Atuh Urang Geus Teu Jadi RW Teh Ulah Nol Besar Cik limbah Anu na di beli ku urang ” (Saya ini sudah tidak Jadi RW jangan sampai nol besar, Coba Limbah Anu nya saya beli). Ujar Deni
Masih keterangan. Deni “Selain itu juga contoh seperti pak Holid, meskipun tidak mengejar keperusahaan pak holidpun berkata. ” Cik atuh urang urang ngoles tina batu barana dina sakilona sabaraha. (Coba kita-kita ambil, dari harga satu kilonya batubara itu keuntungan untuk kita nya itu berapa ).
Baca Juga : Bantuan Pangan Beras Dengan Kualitas Jelek, Ini Tanggapan Camat Ciwidey
Masih dalam keterangannya. Deni juga sempat menjelaskan pada saat di tanya terkait masalah tidak adanya plang nama untuk pabrik tersebut. “Kalau saya sendiri justru tidak melihat ke arah
Sana pak.memang betul di luar tidak ada plang sama seperti pabrik Pamatex juga tidak ada plang seperti itu, tapi itu sendiri kalau di pertanyakan kepihak perusahaan pasti tidak akan bisa jawab karena saya sendiri bukan orang Adhi Mitra Dinamika.
Adapun kedekatan saya dengan pihak pabrik, mulai terjalin pada waktu jamannya. Pak Basuki, saya suka di bawa bawa oleh ketua. RW lama selalu ada komunikasi baik dengan pihak perusahaan hanya sebatas itu saja. Adapun untuk masalah plang ataupun perusahaan di sebut abal-abal itu tidak ada urusan bagi saya.
Pewarta ; SA





