Balance News – Kemarau panjang saat ini membuat Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, surut. Akibatnya, bekas permukiman warga di Desa Cipaku kembali muncul ke permukaan.
Kemarau Panjang Saat Ini Membuat Waduk Jatigede Di Sumedang Air Surut
Waduk Jatigede Sumedang Jawa Barat tepatnya berada di wilayah Cipaku, Kecamatan Darmaraja. Bekas permukiman warga di Desa Cipaku kembali muncul ke permukaan atau mengalami penyusutan air.

Terlihat beberapa kawasan perairan Waduk Jatigede yang kembali menjadi daratan selama musim kemarau dari Juli hingga September 2023.
Tak hanya bangunan bekas permukiman warga, adapun makam pendiri kerajaan Tembong Agung atau cikal bakal dari lahirnya Kerajaan Sumedang Larang, yakni Guru Aji Putih nyaris muncul ke permukaan setelah sebelumnya terendam waduk. Hal itu di tandai dengan munculnya ranting-ranting pohon yang mengelilingi makam.
Baca Juga : Lindungi Hutan Kami Jangan Kau Rusak Wahai Geo Dipa Energi
Surutnya permukaan air Jatigede sepertinya sudah menjadi fenomena biasa terjadi setiap tahun terutama pada musim kemarau. Hal itu terjadi karena debit air Sungai Cimanuk yang juga menurun drastis. Apalagi belakangan ini, tingkat kerusakan hutan di hulu Sungai Cimanuk yang notabene berada di wilayah Garut dan juga di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) terus meningkat yang menyebabkan cadangan air yang memasok Sungai Cimanuk semakin menurun.
Meski permukaan waduk Jatigede menurun, namun tak mengurangi antusiasme masyarakat untuk mengunjungi objek wisata kompleks masjid Al-Kamil dan Menara Kujang Sapasang di Bukit Panenjoan, Desa Jemah Kecamatan Jatigede, Sumedang.
Pewarta : Abeng





