Berita

Lagi-Lagi Proyek SPAM Di Desa Bojongsoang Tanpa Papan Proyek

BalanceNews.Id, Kabupaten Bandung — Kurangnya ketersediaan air saat ini seringkali menjadi salah satu sumber masalah bagi masyarakat hampir di seluruh Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Proyek Sistem Penyediaan Air Minum lewat Pengeboran Sumur Dangkal kedalaman 50-70 meter di RW 11 Desa Bojongsoang Kec. Bojongsoang dinilai bermasalah. Senin, 10/10/2022

Salah satunya proyek pekerjaan pembangunan jaringan air bersih sistem sumuran yang berada di RT 04/11, diatas tanah hibah dari H Arman yang beralamat di Buahbatu Centrum. Pembangunan ini dilaksanakan oleh CV atau PT yang tidak diketahui asal usulnya justru menuai masalah karenanya tidak memampangkan papan informasi.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan baru empat hari ini belum juga memasang papan informasi. Dan juga seorang pemborong malah menutup identitasnya, seakan tidak mau dikonfirmasi atau menutupi pekerjaan tersebut.

Menurut salah satu pekerja, pengerjaan bor ini baru mulai sekitar empat hari. Tetapi memang dari awal pengerjaannya pun tidak terlihat papan informasi. Dan saya pun kurang paham soal hal itu, ucapnya.

Adapun para RT yang sedang mengawasi pekerjaan tersebut, disela-sela waktu itu kami awak media BalanceNews.Id mencoba mengkonfirmasi salah satu RT yaitu pak Cecep RT 02. Menurutnya sebelum adanya bantuan saluran air bersih ini, para warga diundang untuk rapat di pos RW dan diutarakan semuanya juga anggarannya juga. Tetapi yang lebih paham terkait anggaran itu, ibu RW. Karena takut salah sebut saya, nanti jadi permasalahan.

Tambah Cecep, ketika disinggung siapa pemborong pekerjaan ini, jawabnya Pak Alam. yang memang suka ada di dekat posyandu.

Ingin menggali lebih dalam siapa yang mempunyai proyek ini, awak media pun mengunjungi posyandu tersebut yang dijadikan direksi keet mereka. Bertemunya dengan Alam, kami seolah tidak tahu bahwa dirinya seorang pemborong. Tetapi dia seakan menutupi identitasnya, malah bilang jika dirinya hanya pekerja yang dibayar perhari Rp.200 ribu oleh Pak Esa yang berkantor di Soreang.

Ditanya terkait pekerjaan ini, menurut alam pengeboran ini tidak diborongkan tetapi seberesnya saja. Dengan jawaban yang sederhana membuat kami bertanya-tanya, ada yang tidak beres dengan pemborong ini seolah menutup-nutupi.

Konfirmasi pelaksana proyek SPAM Pak Esa, lewat pesan singkat WhatsApp, dirinya mengatakan bahwa “saya sudah intruksikan ke anak-anak biar dipasang papan proyeknya pak, mungkin mereka lupa jadi belum terpasang. Karena ngejar target. Jelasnya

Pasalnya setiap pengerjaan proyek berkewajiban memasang papan proyek tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.

Seharusnya pelaksana proyek tau akan aturan dan keberadaan UU pemerintah terkait pengerjaan proyek yang mana telah diatur UU No.14 Tahun 2008, bahwa pengerjaan proyek merupakan satu paket dengan identitas proyek.

Terkait hal itu diduga minimnya pengawasan dari pihak dinas terkait, hingga pelaksana proyek tanpa memasang papan nama informasi proyek sebagai keterbukaan informasi publik (KIP), hal ini menjadikan persepsi kurang baik bagi masyarakat.

Jika semua pekerjaan menutupi identitasnya dipastikan ini ‘Proyek Siluman’, banyaknya pekerjaan yang tidak memasang papan informasi sudah jelas itu merugikan uang negara. Yang menguntungkan diri sendiri, bagi CV atau PT tersebut.

Diharapkan Dinas terkait untuk memantau seluruh kegiatan proyek pembangunan setempat. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, juga pekerjaan agar lebih sesuai menurut RAB.

Pewarta: AS/RedBN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang