KABUPATEN BANDUNG, BALANCENEWS – Awak media yang melakukan kunjungan lapangan ke lokasi SD Negeri Cirateun pada Sabtu, 5 September 2026, disambut dengan sangat antusias oleh pihak sekolah. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan konfirmasi serta memantau langsung proses penataan lingkungan dan revitalisasi sekolah yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun 2026 ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nomor perjanjian kerja sama 19586/C3.3/BP2.01/VIII/SK/2026 tertanggal 5 Agustus 2026. Nilai total bantuan anggaran tercatat sebesar Rp1.078.160.916 (satu miliar tujuh puluh delapan juta seratus enam puluh ribu sembilan ratus enam belas rupiah) dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Adapun rincian daftar pekerjaan meliputi:
- Rehabilitasi ruang kelas (7 ruang)
- Rehabilitasi ruang perpustakaan (1 ruang)
- Rehabilitasi toilet (3 ruang)
- Penataan lingkungan
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Bapak Andi Zulkifli, S.Pd., selaku Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang mewakili Kepala Sekolah Yusminah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasikannya program ini.
“Kami menyambut awak media yang selalu siaga (standby) untuk para tamu yang berkunjung. Saya sudah lama menunggu program bantuan revitalisasi ini. Pelaksanaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan warga sekitar.
Bapak bisa lihat sendiri, para pekerja bekerja sesuai di lapangan untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan lengkap. Bahan material sesuai dengan RAB dan spesifikasi seperti kayu mala, bondek, maupun besi penyanggah. Insya Allah disesuaikan dengan kualitas yang terbaik. Adapun bekas bongkaran saya simpan dulu, nanti dikoordinasikan dengan pihak aset,” ujar Andi Zulkifli.
Pihak sekolah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Anak Usia Dini atas turunnya program bantuan ini.
Melalui pelaksanaan ini, pihak sekolah berharap agar anak-anak didik dapat merasa lebih nyaman dalam belajar. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan satuan pendidikan guna menciptakan ruang yang lebih aman, nyaman, layak huni, dan sehat bagi masyarakat serta seluruh warga sekolah.
Pewarta : Beng/RedBN







