APBN Berita Revitalisasi 2026

Proyek Revitalisasi SDN Ciwidey 01 senilai Rp1,9 Miliar Dikeluhkan, Pekerja Abaikan K3 dan Keberadaan Pengawas Dipertanyakan

BANDUNG, BALANCENEWS – Proyek pekerjaan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN Ciwidey 01, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menuai sorotan. Proyek beranggaran fantastis sebesar Rp1,9 miliar yang bersumber dari APBN TA 2026 ini dinilai mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan hasil pantauan Tim Liputan Khusus (Lipsus) Media Balancenews di lokasi proyek pada Selasa, 2 September 2026, sekitar 21 pekerja yang berada di area konstruksi kedapatan tidak menerapkan standar K3 secara memadai.

Tidak Adanya Spanduk K3

Sebagian pekerja terlihat hanya mengenakan sandal jepit saat beraktivitas mengaduk dan mencampurkan semen dengan pasir.

Kondisi ini di nilai sangat membahayakan keselamatan kerja, mengingat area lantai proyek dipenuhi material tajam dan paku yang berserakan.

Selain tidak melengkapi pekerja dengan sepatu keselamatan (safety boots) dan sarung tangan, di lokasi proyek juga tidak di temukan keberadaan direksi kit sebagai pusat informasi dan koordinasi pelaksanaan pekerjaan.

Saat hendak di konfirmasi di lokasi, Kepala Sekolah SDN Ciwidey 01 tidak berada di tempat. Hingga berita ini. Di turunkan, pihak sekolah maupun pelaksana proyek dari Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut.

Dugaan kelalaian penerapan standar keselamatan ini di sinyalir terjadi akibat lemahnya pengawasan dari pihak-pihak terkait.

Di harapkan instansi serta dinas terkait segera turun tangan ke lapangan untuk melakukan pengawasan ketat, evaluasi, serta sosialisasi penerapan. K3 agar tidak terjadi kecelakaan kerja maupun pelanggaran lainnya dalam pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Pewarta : Tim/Red-BN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang