
Balance News II Kab. Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Pembangunan 1 Unit Sekolah Baru (USB) terealisasi di bulan September Tahun 2025 lokasi Desa Pinggirsari Kec. Arjasari Kabupaten Bandung.
Polemik 10 M Untuk Pembangunan SMKN 1 Arjasari Kabupaten Bandung
Proyek Pembangunan USB SMKN 1 Arjasari di Kab. Bandung akan menghabiskan anggaran APBN Sebesar Rp.10.139.619.087.00,- Nomor Kontrak kerja: 4905/SPK/HU.1108/PSMK tanggal 12 September 2025 di kerjakan oleh PT. NISKALA JAYADI BUANA sebagai perencana dan di subkon Ke CV. IBRANEGARA sebagai pengawas dan CV. ARSHAKA GAVRILA XAVIER sebagai pelaksana pekerjaan menjadi polemik di masyarakat Kab.Bandung khususnya Masyarakat se Kec. Arjasari. Sabtu, 18 Oktober 2025
Awal mula adanya permohonan pembangunan (USB) sekolah SMKN 1 Arjasari ini sempat di bahas di acara peresmian (Tol Soroja) dalam kunjungan kerja presiden terdahulu Joko Widodo ke Kab. Bandung di acara pembagian sertifikat yang dilaksanakan digedung sabilulungan Kab. Bandung.
Dalam acara tersebut salah satu panitia rencana pendirian SMK Negeri 1 Arjasari masyarakat Arjasari bernama Tjetjep Rapei, menyampaikan keluhannya terkait sekolah SMKN 1 Arjasari yang masih numpang di SMPN 2 Arjasari karena tidak mempunyai lahan sendiri. 4 Desember 2017
Salah Satu Langkah Dalam Pemerataan Akses Pendidikan Khususnya Di Kec.Arjasari
Tambah Tjetjep Rapei, di katakan pada tahun 2014 dirinya mengajukan permohonan pada 70 para tokoh seperti Kepala Desa dan komisi X. Dadang Rusdiana dari fraksi Hanura terkait polemik SMKN 1 Arjasari. Namun hingga tahun 2017 ini belum juga menemukan titik terangnya, dan hari ini saya meminta lahan dan bangunannya kepada presiden Joko widodo agar direalisasikan sesuai dengan harapan masyarakat Arjasari.
Namun di sayangkan tidak sesuai dengan apa harapan Masyarakat Kec. Arjasari Kab. Bandung
“Pembangunan pengelolaan pendidikan sekolah menengah kejuruan ini terlihat sudah berjalan kurang lebih tiga minggu menurut Agus (55) tahun. Salah satu tokoh masyarakat saat di konfirmasi awak media. Sabtu, 18/10/2025 .
Histori awal mulanya Pembangunan USB SMKN 1 Arjasari akan di bangun di Desa Patrolsari di soal adanya alasan dari pihak Dinas pendidikan Provinsi Jabar saat dikonfirmasi oleh awak media bulan Agustu 2025 menurut Rahmat Bag SPMK masalahnya untuk lahan Zona Hijau masih dalam pertimbangan katanya.
Alih-alih adanya kebijakan dari Dinas Provinsi Jabar dan akhirnya pembangunan tersebut di realisasikan di Desa Pinggir Sari di zona kuning milik Pemda Kab.Bandung berdampingan dengan Kantor Kec. Arjasari,” Tutur, Agus
Asep salah satu warga masyarakat Arjasari yang peduli terhadap Pendidikan di Kab.Bandung mengungkapkan, pembangunan ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jabar dengan Kabupaten Bandung untuk kemajuan dalam belajar bagi murid Pendidikan 12 tahun.
Namun di sayangkan dalam pembangunan ini tidak melibatkan warga setempat dalam perekrutan oleh pihak PT/CV kontraktor yang di tunjuk oleh pihak dinas pendidikan provinsi jabar yang katanya itu dari hasil lelang katanya.
Masalah yang akan timbul dalam pembangunan
Masyarakat pun mulai geram dengan menanyakan apakah masalah terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) apakah sudah di tempuh dengan benar oleh pihak kontraktor tersebut?? Yang kini masih di ragukan.
Awal Pembangunan drainase harus lebih di perhatikan untuk mengantisipasi masalah yang akan muncul bila hujan besar Masyarakat akan kena dampak erosi. Seperti lumpur terbawa air dari Pembangunan USB SMKN 1 Arjasari khususnya ke wilayah Desa Patrolsari.
Terang Asep pembangunan USB SMKN 1 Arjasari ini akan di bangun di antaranya ruang kantor, enam ruang kelas dan toilet serta sarana prasarana mengajar.
Masalah akan muncul di Pembangunan SMKN 1 Arjasari ini di diduga tidak di libatkannya warga setempat, malah memperkerjakan warga luar Kab. Bandung sehingga mengundang munculnya kecemburuan sosial dari masyarakat sekitar.
Aktivis Peduli Ketenagakerjaan Kab. Bandung
Proyek pembangunan wajib memakai tenaga kerja lokal wilayah sekitar proyek, dengan tujuan untuk menekan angka pengangguran dan pemerataan kesejahteraan.
Kebijakan ini di atur oleh peraturan daerah (perda) masing-masing daerah, yang menetapkan syarat spesifik mengenai persentase tenaga kerja lokal. yang harus di pekerjakan, yang bisa mencapai 80% atau lebih dari total tenaga kerja.
“Kepada ALM Tjetjep Rapei dan tim 9” termasuk salah satu pendiri sekaligus sebagai pejuang pendidikan di Kab. Bandung, yang telah mendorong. Dalam kontribusi pendidikan, pembangunan USB SMKN 1 Arjasari.
Masih teringat di benak masyarakat Arjasari Jasa Atas Alm 4 tahun walaupun sudah tiada di dunia, Alm Tjetjep Rapei wafat di Bandung, 21 September 2028 di makamkan. Di TPU keluarga Rt. 01/Rw.02 Kp. Ciawi Gede Desa Patrolsari Kec. Arjasari, Jasa Atas Alm
Masyarakat Arjasari Acungkan Jempol Atas Jasanya
Beliau di kenal sebagai salah satu pendiri sekaligus penggagas pendidikan SMKN 1 Arjasari di Pendidikan Kab. Bandung.
Mengingat karena Atas jasa-jasanya pembanguan SMKN 1 Arjasari dan sekarang mulai di bangun akhir bulan September 2025. Masyarakat Kab. Bandung menilai bangga masih yang peduli terhadap nilai tinggi pendidikan bisa mendirikan dan memperjuangkan pendidikan bagi kaum pribumi.
Punya Historis
Sempat di Tahun 2023 pertengah bulan Agustus. Agus S sebagai tokoh desa Patrolsari bersama njang sempat datang konfirmasi. Ke rumah dinas untuk mempertanyakan masalah polemik lahan untuk pembangunan USB SMKN 1 Arjasari kepada Bupati Bandung Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M. Si.
Alhasil respon positif dari Bp Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. dan di tahun 2025 di bulan September. Terealisaasi pembangunan sekolah tersebut. Lokasi di fasilitasi untuk lahan milik pemda Kab Bandung yang di hibahkan kepada Disdik Jabar yang berada di lokasi Desa Pinggir Sari Kec.Arjasari Kab Bandung. Tutur Agus S
Pewarta : Abeng
RedBN





