Kabupaten Bandung, Balancenews — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program Padat Karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan dana APBN untuk mendukung Salah satu agenda Prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024, yaitu memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
Minggu 9/5/2021 program P3-TGAI di Rw 06 desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. dengan dana APBN tahun 2021 sebesar Rp.195 juta untuk P3A,peningkatan jaringan irigasi Cinyirlian yang dikerjakan bersama P3A Utama Marga Mulya nomor kontrak HK 02.01 /PPK OPSDA II-Av/P3TGAI/139/2021.
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 77 hari kalender,panjang irigasi 460 meter. Dan yang baru dikerjakan 90meter dalam waktu 7hari dengan tinggi 80cm (variatif) itupun belum rampung semua,Dengan jumlah pekerja 8orang. Hasil yang cukup memuaskan dan dapat dirasakan juga manfaatnya oleh masyarakat khususnya penerima manfaat para petani pemakai air irigasi.

Pelaksanaan P3-TGAI dikerjakan secara swakelola atau tidak dilaksanakan pihak ketiga/di kontraktual kan, sesuai dengan fakta integritas dan perjanjian kerjasama antara ketua P3A/GP3A/IP3A dengan pejabat pembuat.
Penerimaan program P3-TGAI adalah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) yang dipilih melalui musyawarah desa dan dilegalkan dengan badan hukum yaitu SK Kepala Daerah atau notaris atau SK kepala desa.
Sebagaimana dikatakan Ujang Sukana, sebagai ketua P3A di desa Margamulya. Bahwa dia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah, dengan adanya program P3-TGAI yang telah memperhatikan nasib petani. Menurutnya nya, petani saat ini dapat merasakan dan menikmati hasilnya dari berbagai program pemerintah salah satunya perbaikan jaringan irigasi dan yang menjadi kendala yaitu akses jalan ke lokasi pekerjaan.
Hal Senada juga dikatakan Suhendar Rohmani,kepala desa Margamulya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Menurut Kades Hendar warganya mayoritas bermata pencaharian sebagai petani.dengan adanya program P3-TGAI kehidupan ekonomi masyarakat bawah itu berjalan dengan baik serta normal. Disamping menambah lapangan kerja baru, tentu menambah penghasilan masyarakat kecil khususnya petani, dan uang dari negara kembali ke masyarakat untuk stimulus perekonomian masyarakat kecil, Sehingga ekonomi terjaga di tengah pandemi covid- 19 ini.
(Red-BLCN)





