Balance News | Kab Bandung — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program Padat Karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum. Dan Perumahan Rakyat dengan dana APBN untuk mendukung Salah satu agenda Prioritas pembangunan yang tertuang dalam RPJMN 2020-2025. Yaitu memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air
Rabu 19/5/2021 program P3-TGAI di Kp. Rancasalak Rw 07 desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung.
Berdasarkan data Kementerian PUPR, Program Padat Karya Tunai (PKT) melalui P3-TGAI terus bergulir di seluruh Indonesia. Pada 2021 pelaksanaan P3-TGAI di biayai dengan total anggaran Rp. 2,7 triliun atau naik dari TA 2020 sebesar Rp. 2,25 triliun. Dengan menggelontorkan dana APBN tahun 2021 sebesar Rp.195 juta untuk P3A, peningkatan jaringan irigasi permukaan di kerjakan bersama P3A Bumi Cimaung nomor kontrak HK 02.01 /PPK OPSDA II-Av/P3TGAI/047/2021.
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 77 hari kalender, dengan panjang irigasi 442meter. Dan yang baru di kerjakan 150meter. Dalam waktu 14hari dengan tinggi 70cm (variatif) itupun belum rampung semua.
TPT Irigasi P3A
Dengan hasil yang cukup memuaskan dan dapat di rasakan juga manfaatnya oleh masyarakat khususnya penerima manfaat para petani pemakai air irigasi.
Pelaksanaan P3-TGAI di kerjakan secara swakelola atau tidak di laksanakan pihak ketiga/di kontraktual kan, sesuai dengan fakta integritas dan perjanjian kerjasama antara ketua P3A/GP3A/IP3A dengan pejabat pembuat.
Penerimaan program P3-TGAI adalah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) yang di pilih melalui musyawarah desa dan di legalkan dengan badan hukum yaitu SK Kepala Daerah atau notaris atau SK kepala desa.
Sebagaimana Enay, ketua kelompok P3A menjelaskan program ini sangat membantu para petani bercocok tanam, menggantungkan hidup dari pertanian. Dan sebagai sumber penghasilan sehari-hari, para petani di desa Cimaung tersebut sangat berterima kasih pada pemerintah dan dewan. “Kami masyarakat desa Cimaung yang umumnya sebagai petani merasa senang dengan adanya perhatian pemerintah melalui program P3-TGAI ini”.
Hal Senada juga di katakan Neneng Nurhayati kepala desa Cimaung Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, menurut Kades Neneng, warganya. Mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dengan adanya program P3-TGAI kehidupan ekonomi masyarakat bawah itu berjalan dengan baik serta normal. Disamping menambah lapangan kerja baru, tentu menambah penghasilan masyarakat kecil khususnya petani, dan uang dari negara kembali ke masyarakat. Untuk stimulus perekonomian masyarakat kecil.
(Red_Blnc)




