Berita

Revitalisasi SMK KP Pasirjambu Rp400 Juta Disorot: Diduga Diborongkan, Nihil Spanduk K3, dan Minim Pengawasan

Revitalisasi SMK KP Pasirjambu Rp400 Juta Disorot: Diduga Diborongkan, Nihil Spanduk K3, dan Minim Pengawasan
Revitalisasi SMK KP Pasirjambu Rp400 Juta Disorot: Diduga Diborongkan, Nihil Spanduk  K3, dan Minim Pengawasan
Revitalisasi SMK KP Pasirjambu Rp400 Juta Disorot: Diduga Diborongkan, Nihil Spanduk K3, dan Minim Pengawasan
Andri yang mengaku sebagai pengwas dari kementerian

BALANCENEWS, PASIRJAMBU, Kab. Bandung — Pelaksanaan proyek pembangunan dan perbaikan sarana sekolah di SMK Karya Pembangunan (KP) Pasirjambu, Jalan Sukarasa No. 160, Desa Pasirjambu, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, kegiatan yang bersumber dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 tersebut diduga dikerjakan secara borongan serta mengabaikan informasi pada publik untukKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

​Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, kegiatan revitalisasi ini menelan anggaran sebesar Rp400.000.000,- yang bersumber dari APBN Anggaran Tahun 2026 di bawah naungan Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Vokasi dan PKLK, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Adapun pelaksana proyek tertulis Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMK KP Pasirjambu dengan waktu pengerjaan selama 11 minggu (1 September 2026 – 23 November 2026).

Aris, perwakilan dari SMK KP Pasirjambu yang telah bertugas sejak tahun 2008

Menyampaikan bahwa pengerjaan fisik proyek ini dipantau langsung oleh pengawas dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Andri. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Saat dimintai keterangan mengenai detail anggaran, Andri, pihak sekolah lainnya, mengarahkan awak media untuk mengonfirmasi hal tersebut secara langsung kepada pihak pemberi anggaran.

“Jika ingin menanyakan perihal anggaran, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pihak pemberi anggaran, bukan kepada penerima bantuan,” ujar Andri.

Di sisi lain, Andri selaku pengawas dari kementerian menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program ini. Menurutnya, program bantuan revitalisasi sangat membantu peningkatan mutu sarana sekolah.

“Bantuan revitalisasi ini sangat membantu. Harapannya, seluruh target dan kriteria sesuai dengan program yang direncanakan pemerintah dapat terpenuhi dengan baik,” ungkap Andri.

Namun, pelaksanaan di lapangan diduga tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Meskipun pelaksana resmi adalah P2SP, muncul dugaan bahwa pengerjaan fisik proyek yang baru berjalan sekitar dua hari tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga melalui sistem borongan. Selasa, 15/09/2026

Diduga Keamanan dan Keselamatn Keseharan Bagi Para Pekerja Kurang Lengkap

​Selain itu, tingkat transparansi dan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja di lokasi proyek dinilai sangat minim. Tidak terlihat adanya himbauan atau spanduk sosialisasi K3 di sekitar area pembangunan. Lebih memprihatinkan lagi, sejumlah pekerja terpantau naik dan beraktivitas di atas atap bangunan tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) maupun sabuk pengaman (safety harness).

​Kondisi berisiko tinggi tersebut mengindikasikan lemahnya pengawasan dari tim pelaksana maupun pengawas kegiatan di lapangan.

​”Pekerjaan baru berjalan dua hari. Sayangnya, pekerja naik ke atap tanpa perlengkapan pengaman sama sekali dan tidak ada pengawasan yang ketat dari pihak pelaksana,” ujar salah seorang sumber di sekitar lokasi yang meminta namanya tidak disebutkan.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak P2SP maupun Kepala SMK KP Pasirjambu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengalihan pekerjaan secara borongan serta tidak tersedianya perlengkapan K3 bagi para pekerja di lokasi pembangunan. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih terus dilakukan demi keberimbangan informasi.

Pewarta : A Abeng/Red-BLCN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang