
Balance News || Kab Bandung – Proyek Drainase di Desa Tenjolaya, Masyarakat sebut seperti siluman Pasalnya Tanpa Identitas seperti di Kp Hegarmanah Rw 13 Desa Tenjolaya Kec Pasirjambu dan kini di soal pekerjaan sudah 2 minggu dari awal di mulai pekerjaan, tidak terlihat di lokasi nama papan kegiatan proyek.
Padahal dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.
Di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang papan nama proyek, di mana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Pantauan awak media BalanceNews Selasa, 19/11/2024 di lokasi proyek drainase memang sampai saat ini tidak adanya terlihat papan informasi. Hal tersebut apakah di sengaja atau lupa di pasang oleh pelaksana dan pihak dinas kenapa tutup mata tutup telinga dalam hal ini.
Akibat Lalainya pengawasan dari pihak dinas terhadap pekerjaan dan tidak transparan, akan berdampak pada kualitas dan spek drainase tersebut.
Sambangi ketua Rw 13 di rumahnya mengatakan bahwa proyek drainase tersebut dari awal tidak ada papan nama kegiatan proyek sudah 1 bulan belum beres terhenti di soal warga Hegarmanah.
Ketua RW13 saat di konfirmasi untuk pelaksana CV apa. RW jawab tidak tau dan pelaksana tiba-tiba menghubungi RW menyampaikan untuk pekerjaan masih kurang 10 meter itupun setelah adanya pengukuran dari pihak dinas. Ujarnya
Ketidakadaan papan informasi proyek ini. Menimbulkan pertanyaan masyarakat sekitar Desa Tenjolaya, di soal beberapa warga mempertanyakan pekerjaan tersebut kurangnya transparansi dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Warga Hegarmanah Desa Tenjolaya
Waktu yang sama awak media sambangi Warga Desa Tenjolaya terkait adanya informasi kekurangan panjang drainase, ungkap AP (60) tahun. Bahwa untuk panjang TPT saat itu pernah ada yang datang untuk mengukur panjang drainase adanya kekurangan 10 meter di sampaikan oleh pendamping kepada orang proyek dari hasil pengukuran ulang . Jelasnya
Adapun keterangan EP (55) tahun mengungkapkan untuk pekerja 7 orang itupun bukan orang sini dan tidak di libatkan warga setempat. Jelas-jelas akan bertanggung jawab akan ikut serta bersama mengawasi proyek pekerjaan tersebut sekarang baru ketahuan untuk panjang drainase ada masalah. Jelasnya
Tambah MN (55) tahun Kini proyek yang berada di Kp Hegarmanah Desa Tenjolaya Kec Pasirjambu tersebut berhenti, pantas di sorot publik pasalnya tidak adanya papan nama informasi kegiatan bagaikan siluman.
Susahnya Di Temui Pelaksana Proyek
Dengan kejadian ini awak media Balancenews.id agar informasi relevan untuk mencoba menghubungi pihak pemborong atau pihak dinas terkait masalah. Drainase dengan tidak adanya nama papan kegiatan informasi dan kekurangan volume panjang di Kp Hegarmanah Desa Tenjolaya.
Harapan penerima manfaat MN bersama AP, EP di Kp Hegarmanah menyampaikan tiada lain untuk pemasangan papan proyek merupakan wujud. Dari transparansi yang di mana masyarakat berhak mengetahui pelaksanaan proyek yang di biayai oleh negara apalagi ini uang rakyat. Dalam hal ini warga bisa ikut serta dalam pengawasan pekerjaan dari awal hingga selesai.
Di waktu yang sama awak media lanjut konfirmasi kepala Desa Tenjolaya dengan adanya kejadian tersebut Ismawanto Somantri. SH Sempat geram. Terkait drainase TPT yang berada di lingkungan RW 13 Kp Hegarmanah dengan tiba-tiba terselenggara alias selonong boy tersebut.
Di soal proyek tersebut tidak adanya papan informasi, kades pun sempat memberitahu dan peneguran terhadap pelaksana proyek tersebut. Mengingat bahwa drainase tersebut tidak di gali terlebih dahulu tetapi langsung di pasang pondasi dan berdampak dari aliran air bisa. Mengakibkan rusaknya tanah milik orang lain. Ujarnya
Sampai berita di terbitkan belum di ketahui untuk pelaksana dari CV atau PT yang mengerjakan pembangunan Drainase (TPT) di Kp. Hegarmana RW 13 Desa Tenjolaya tersebut, dan untuk APH mohon di tinjau kelokasi guna adanya indikasi penyalahgunaan anggaran.
Pewarta : AAbeng/RedBN





