Berita

Cucu, Ketua P2SP, Pegang Dua Kegiatan Revitalisasi: Pembangunan POS PAUD Al-Ikhlas dan SPS PAUD Al-Hikmah Disorot Publik Akibat Dugaan Minim Transparansi

Cucu, Ketua P2SP, Pegang Dua Kegiatan Revitalisasi: Pembangunan POS PAUD Al-Ikhlas dan SPS PAUD Al-Hikmah Disorot Publik Akibat Dugaan Minim Transparansi
Cucu, Ketua P2SP, Pegang Dua Kegiatan Revitalisasi: Pembangunan POS PAUD Al-Ikhlas dan SPS PAUD Al-Hikmah Disorot Publik Akibat Dugaan Minim Transparansi
Papan Proyek tidak di pasang ditempat terbuka

BALANCENEWS.ID, KABUPATEN BANDUNG – Pelaksanaan proyek revitalisasi fasilitas pendidikan anak usia dini yang berlokasi di Kabupaten Bandung menuai sorotan tajam dari warga dan publik.

Pasalnya, dua kegiatan pembangunan sekaligus-yakni POS PAUD Al-Ikhlas di Jalan Arjasari RT 02/RW 08 serta Satuan PAUD Sejenis (SPS) PAUD Al-Hikmah di Jalan Cipapakem RT 03/RW 03, Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari-diduga minim transparansi dalam pelaksanaannya.

Berdasarkan penelusuran awak media di lokasi pada Rabu, 14 Oktober 2026, proses penggalian fondasi untuk proyek ini telah berjalan selama kurang lebih satu setengah bulan sejak pertengahan Agustus lalu.

Bongkar Pasang Papan Proyek dan Dugaan Ditutupi Berdasarkan pantauan dan investigasi lanjutan di lapangan, proyek revitalisasi ini awalnya tidak memasang papan informasi kegiatan pembangunan di sekitar lokasi proyek.

Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik (KIP) karena masyarakat tidak dapat melihat rincian nilai bantuan, sumber dana (APBN), nilai kontrak kerja, hingga masa pelaksanaan proyek (Hari Orang Kerja/HOK).

Diduga Kepsek Alergi Terhadap Wartawan

Saat dikonfirmasi oleh awak media untuk kedua kalinya, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Cucu, memberikan keterangan terkait tidak terpasangnya papan proyek tersebut. Ia berdalih bahwa papan informasi sempat dipasang, namun sengaja dicabut sementara karena banyaknya siswa.

“Kemarin dipasang, karena banyaknya siswa jadi dicabut dulu,” ujar Cucu, Rabu (14/10/2026).

“Selain dari siswa, sempat muncul pula tanggapan atau komentar miring dari beberapa guru terkait Ketua P2SP, Cucu. Meski demikian, papan informasi kegiatan tersebut akhirnya kembali dipasang di lokasi menyusul kedatangan awak media.”

Di sisi lain, Cucu juga menuding kedatangan awak media dipicu oleh adanya pihak yang meminta jatah karena tidak tersedia anggarannya, serta menyebut sempat ada kunjungan dari Kasi SD berinisial CC.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini tetap mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), petunjuk pelaksanaan (juklak), dan petunjuk teknis (juknis) dari dinas terkait, serta laporan foto harian yang selalu dikirimkan.

Rincian Proyek dan Besaran AnggaranBerdasarkan data yang dihimpun di lapangan, berikut adalah rincian dari dua kegiatan revitalisasi yang dikelola di bawah kepemimpinan Cucu sebagai Ketua P2SP: POS PAUD Al-Ikhlas Alamat: Jalan Arjasari RT 02/RW 08, Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari.

Nilai Bantuan: Rp596.530.600,- (termasuk PPh 11%).   Lingkup Pekerjaan: Revitalisasi dua ruang kelas, sanitasi, serta penataan lingkungan (paving block, kursi taman, dan lain-lain). Status Lahan: Tanah wakaf dari Ibu Cucu yang dihibahkan kepada yayasan.

Waktu Pelaksanaan: 120 hari (31 Agustus – 21 Desember 2026).

SPS PAUD Al-Hikmah Alamat: Jalan Cipapakem RT 03/RW 03, Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari. Nilai Bantuan: Rp310.734.186,-.

Waktu Pelaksanaan: 90 hari (31 Agustus – 21 November 2026).   Keterangan Tambahan: Saat dikonfirmasi mengenai proyek di lokasi ini, Ketua Komite sekaligus Ketua RW setempat, Tatan (suami dari Rina), memberikan keterangan singkat dengan mengarahkan agar awak media langsung menghubungi Cucu.

Dugaan Sunatan HOK dan Lemahnya Pengawasan K3 Selain masalah transparansi papan proyek, pelaksanaan di lapangan turut disorot terkait upah harian pekerja atau HOK.

Berdasarkan keterangan salah seorang warga masyarakat, proyek ini mempekerjakan sebanyak 7 orang buruh bangunan dengan upah Rp150.000 per hari untuk tukang dan Rp120.000 per hari untuk pembantu tukang (laden).

Namun, terdapat perbedaan keterangan dari Cucu yang menyatakan jumlah pekerja sebanyak 8 orang (3 tukang dan 5 laden) dengan rincian upah tukang sebesar Rp160.000 dan laden Rp130.000. Perbedaan data ini memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa besaran HOK tidak sesuai atau disunat.

Tidak hanya itu, pengawasan keselamatan kerja di lokasi proyek juga tergolong lemah. Para pekerja bangunan terlihat beraktivitas tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang memadai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait maupun pengurus yayasan belum memberikan keterangan resmi lanjutan terkait persoalan bongkar pasang papan informasi serta minimnya standar K3 pada proyek pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini tersebut.

RedBN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang