
BALANACENEWS, CIWIDEY, KABUPATEN BANDUNG – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciwidey 01, Ibu Ani Huswanah S.Pd, memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan. Maaf kepada masyarakat dan media terkait proses pembangunan revitalisasi Satuan Pendidikan SDN Ciwidey 01, Selasa (18/9/2026).
Pernyataan tersebut di sampaikan oleh Ibu Ani Huswaanah S.Pd saat di hubungi oleh awak media melalui pesan tertulis WhatsApp pada. Selasa (18/9/2026).
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa proses pembangunan tersebut berjalan sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah di sosialisasikan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) beberapa bulan lalu.
Untuk memastikan pengawasan dan teknis pelaksanaan berjalan optimal, pihak sekolah telah membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Berdasarkan papan informasi proyek, program bertajuk Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026 ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan total dana bantuan mencapai Rp1.900.000.000,-.
Pembangunan ini di jadwalkan berlangsung selama 84 hari kalender, terhitung sejak 12 Agustus hingga 3 November 2026.
Ibu Ani Huswanah S. Pd, menambahkan bahwa pelaksanaan pembangunan dari awal hingga saat ini melibatkan kurang lebih 20 orang tenaga kerja, yang terdiri atas tukang dan pekerja (laden).
Ia berharap program revitalisasi ini dapat di selesaikan sesuai dengan prosedur yang di tetapkan, sehingga kualitas sarana dan prasarana. Pendidikan di SDN Ciwidey 01 semakin meningkat serta memberikan kenyamanan bagi para siswa dalam proses belajar mengajar.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat serta rekan-rekan media yang telah mendukung pelaksanaan program revitalisasi ini,” ujar Ibu Ani Huswanah S.Pd.
Sebagai bagian dari pilar keterbukaan informasi publik, pihak media turut mendukung kelancaran pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang di danai. Oleh Pemerintah Pusat ini agar dapat terealisasi secara transparan dan berkualitas.
Pewarta : A abeng/RedBN





