BANDUNG, BALANCE NEWS – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan revitalisasi di SDN 2 Arjasari, Sabtu (10/10/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh proses pembangunan fisik maupun kelengkapan administrasi berjalan secara optimal serta transparan.
Hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Sekolah Dasar dan Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Teri Yanto, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran staf dinas. Kedatangan tim dari Dinas Pendidikan ini didampingi langsung oleh Kepala SDN 2 Arjasari, Dedi Supriyedi, S.Pd., dan Bendahara Sekolah, Irwan S.Pd.I.
Dalam keterangannya kepada awak media, pihak Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa pendampingan dan pengawasan ini mencakup beberapa poin strategis, di antaranya:
Kepatuhan Pedoman Teknis: Mengawasi agar seluruh rangkaian kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Pendampingan Administrasi dan Dokumentasi: Membantu satuan pendidikan dalam memeriksa, memverifikasi, serta merapikan dokumen pelaksanaan, mulai dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), rancangan bangunan, dokumen Tahap II, hingga Berita Acara Serah Terima (BAST).
Supervisi dan Monitoring Lapangan: Melakukan pemantauan rutin guna memastikan progres pekerjaan fisik, kualitas bangunan, serta kesesuaian spesifikasi teknis di lapangan.
Mitigasi Risiko dan Pelaporan: Mengidentifikasi potensi kendala administratif, keuangan, maupun teknis sejak dini, sekaligus menyusun laporan kemajuan secara berkala kepada pihak terkait.
Fasilitasi Koordinasi: Menjadi jembatan komunikasi antara Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), dinas terkait, tim daerah (BPMP/Disdik), hingga pemerintah pusat.
Kepala SDN 2 Arjasari, Dedi Supriyedi, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan melalui program revitalisasi tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan belajar-mengajar peserta didik, tetapi juga memberdayakan perekonomian masyarakat sekitar melalui mekanisme swakelola yang dikelola oleh P2SP.
Pada kesempatan yang sama, Bendahara SDN 2 Arjasari, Irwan, memberikan respon positif atas keterlibatan dan peranan kontrol sosial dari media massa dalam mengawal pembangunan sekolah ini.
“Kehadiran rekan-rekan media yang ikut mengawasi jalannya program ini memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada publik,” ujar Irwan.
Dengan adanya pengawasan ketat dari dinas terkait dan keterbukaan informasi publik, diharapkan program revitalisasi SDN 2 Arjasari dapat selesai tepat waktu dengan kualitas bangunan yang andal dan aman bagi seluruh warga sekolah.
Pewarta : Abeng-RedBN





