Balance News || Kab Bandung – Proyek pemasangan pipa HDPE di jalan Ciparay-Pacet Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung menuai protes warga. Mereka menolak proyek dilanjutkan karena belum ada sosialisasi terhadap warga.
Akibat “Selonong Boy” Warga Hentikan Penggalian-Pemasangan Pipa HDPE
Penolakan warga ini di lakukan dengan cara memberhentikan penggalian dan pemasangan pipa, karna dari pihak kontraktor PT. Bestindo dan PT yang di tunjuk untuk penggalian sebelumnya menurut warga tidak ada sosialisasi pada warga Kp. Andir RW 10 Desa Pakutandang.
Warga yang merasa tidak di libatkan dalam proses perencanaan dan pemasangan pipa, terutama mengenai dampak amdal yang mungkin timbul pada lahan mereka. Akibatnya warga RW 10 meminta pengerjaan di berhentikan sementara sebelum permasalahan ini dengan warga tuntas.
Tiba-Tiba Muncul Atau Masuk Tanpa Permisi Atau Pemberitahuan
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Pakutandang memfasilitasi warga dan pihak PT. Bestindo untuk menemukan titik terangnya. Namun pihak PT. Bestindo tidak datang pada malam Rabu untuk menuntaskan permasalahan ini, yang terjadi iya pekerjaan di berhentikan oleh masyarakat.
Warga sekitar menyebutnya, proyek pemasangan pipa HDPE ini berdampak pada masyarakat sekitar. Selain itu proyek tersebut pada saat hujan tanah bekas galian lumpur terbawa air membuat jalan banjir lalu lintas menjadi macet, dan pihak kontraktor pun harus tau itu.
Pihak PT. Bestindo sendiri seakan terkesan acuh dengan kordinasi dan sosialisasi pada masyarakat yang akan terdampak dari galian pemasangan pipa HDPE tersebut alangkah baiknya, jika sebelumnya ada ada sosialisasi dan ada keterbukaan pada masyarakat, pemberhentian ini tidak akan terjadi ujar masyarakat beberkan pada awak media. Rabu, 6/08/2025
Pihak Kontraktor Diduga Selonong BOY Di Pekerjaan Penggalian dan Pemasangan Pipa HDPE
Jika hal ini sudah terjadi, siapa yang akan di salahkan?? Harusnya ini sepenuhnya kewengan pihak kontraktor, yang di mana sebelumnya tertentu dalam kontrak kerjasama sebelum pekerjaan di mulai harus ada sosialisasi untuk kordinasi baik pada warga dan pihak-pihak terkait.
Konfirmasi dan klarifikasi Kades Pakutandang Via WhatsApp terkait pemberhentian penggalian dan pemasangan pipa HDPE oleh warganya, karna tidak ada sosialisasi sebelumnya dan itu kemauan warga agar di hentikan dulu, lanjut kades nanti malam kamis akan di kumpulkan lagi warga bersama pihak pelaksana pekerjaan jangan sampai miskomunikasi apa kata masyarakat jangan muncul suuzon sama kades insya Allah saya akan pasilitasi sesuai kemauan dua belah pihak.
Penyelesaian masalah ini membutuhkan keterlibatan semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, perusahaan terkait, dan warga. Sosialisasi yang lebih baik, transparansi informasi, dan negosiasi yang adil adalah kunci untuk mencapai solusi yang memuaskan bagi semua pihak.
Pewarta: Dani





