Bantuan Sosial Berita Kasus Pidana

Carut Marut Bantuan Langsung Tunai Dana Desa DD Di Desa Ciwidey

Carut Marut Bantuan Langsung Tunai Dana Desa DD Di Desa Ciwidey

Balance News | Kabupaten Bandung – Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Ciwidey carut marut yang bersumber dari Dana Desa harus di lakukan hati-hati, dan terbuka atas segala potensi yang tidak di inginkan. Penyalurannya juga harus sesuai aturan yang telah ditetapkan agar tidak menimbulkan masalah lanjutan.

Besaran Sesuai Pasal 33 ayat (5) PMK 190 Tahun 2021, di sebutkan, bahwa besaran BLT Dana Desa 2022 di tetapkan. Sebesar Rp.300.000,- untuk bulan pertama sampai dengan bulan ke dua belas per keluarga penerima manfaat (KPM).

Namun di sayangkan seperti di Desa Ciwidey Kecamatan Ciwidey yang memang BLT-Dana Desa tahap 1 belum terealisasikan. Pasalnya adanya dugaan anggaran tersebut di gunakan untuk keperluan pribadi.

Sebanyak 134 KPM yang menerima bantuan tersebut merasa kecewa dengan Pemerintah Desa Ciwidey, yang memang pada akhirnya mereka bertanya-tanya “Kenapa BLT nya belum cair, padahal di desa lain sudah di salurkan”.

BLT DD Tahap 1

Sementara itu, media Balancenews yang mendapatkan informasi dari warga masyarakat, langsung menyambangi Kantor Desa Ciwidey untuk konfirmasi (Senin, 19/12/22) dan pada saat itu kami hanya bertemu dengan Sekertaris Desa (sekdes) Ridwan di rumahnya. Dia membenarkan bahwa memang BLT-DD tahap 1 bulan april, Mei, juni yang belum terealisasikan, untuk alasanya saya juga tidak tahu, jika ingin tau lebih jelasnya silahkan langsung tanya sama pak Kades.

Kepala Desa Ciwidey Anggara Permana Sidiq yang menjabat sejak tahun 2018 itu memang kerap menuai polemik. Menurut warga masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya, pernah pada tahun 2021 datang inspektorat untuk menanyakan perihal anggaran. Tetapi semua itu udah selesai karena sebagian ada yang perlu di kembalikan, iya sudah di kembalikan lagi. Adapun selentingan bahwa gajian para Staf desa pun, meminjam dulu pada orangtua Kades. Iya itupun tidak memungkiri bahwa memang betul seperti itu.

Memang Kades Angga ini jarang datang ke Kantor Desa, yang memang menyulitkan untuk bertemu. Menurut sekdes, iya jika ada permasalahan seperti ini harus dihadapi dan tidak bisa di hindari. Karena sampai kapan pun jika di hindari pasti tidak akan selesai. Ucap Ridwan

Mandegnya Uang BLT DD

Sama halnya dengan ketua BPD H Cucu mengatakan terkait polemik ini. Cucu yang menjabat dari tahun 2019 memang membenarkan mandegnya uang BLT-DD tersebut. Bahwasanya BPD sendiri sudah berupaya memperingatkan sesuai dengan peraturan yang ada. Adapun secara lisan sudah tak terhitung, monev juga sudah tidak terhitung. Di balik polemik tersebut Kades Angga pernah membuat perjanjian secara lisan dan tertulis, bahwa memang akan menyelesaikan.

“Saya selaku BPD, yang jelas sudah melakukan berbagai upaya secara lisan dengan tetap menjaga praduga tak bersalah. Kita pun tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi dengan pembina (Pak camat) terutama dengan ada yang d ilembaga DPMPD. Terutama kan ini sudah di luar kemampuan dan kontrol kami, dan yang pada akhirnya Kades mengakui bahwa uang tersebut telah terpakai”.

Jadi intinya Kades sudah berupaya hampir 2 Minggu ini untuk mengembalikan uang tersebut akhir bulan ini, BPD pun mengatakan kepada Kades “bahwa ini uang orang tidak mampu, uang fakir-miskin”. Dan pihak kecamatan yang terus memonitor, yang pada akhirnya salah satu aset Kades Angga akan di jual untuk mengembalikan uang yang terpakai.

Menanggapi hal tersebut, media Balancenews menemui pihak Kecamatan yaitu Sekcam Kankan Kurnia yang memang dalam konfirmasi tadi, dirinya menjawab bahwa BLT-DD tahap 2 belum cair berhubung adanya permasalahan. Seolah tidak mau disalahkan pihak kecamatan pun, mewanti-wanti agar Kades membereskan semuanya karena ini kan dana umat warga. Ujar Sekcam

Sampai saat Kepala Desa Angga, belum bisa di temui dan memberikan klarifikasi atas polemik yang berada di Desa Ciwidey.

Pewarta : Abeng/RedBN

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang