
Balance News || Kab Bandung – Proyek pembangunan Screen House Modern yang berlokasi di Desa Panundaan Kecamatan Ciwidey Kabupaten bandung dengan nomor kontrak. 027/121.07/PPK-SAR/DAK Fisik/VII/2024. Yang berasal dari anggaran DAK, senilai Rp. 498.500.000,- dan pelaksana PT. Satria Rasa Agri dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender.
Diduga Tutup Mata Tutup Telinga Pihak Dinas Pertanian Proyek Masalah Di Kp Batu Kasur
Pantauan awak media. Balance News.Id Senin, 9/09/2024 pekerjaan proyek yang berada di bawah pengawasan. Dinas Pertanian di Kp. Batu Kasur Desa Panundaan tersebut tak kunjung di evaluasi sebab para pekerja mengabaikan K3 yang jelas-jelas itu membahayakan keselamatan mereka. Padahal sudah jelas dalam Keselamatan Kerja di atur dalam UU No. 1 Tahun 1970. Kesehatan di atur dalam UU N0.23 Tahun 1992 dan Ketenagakerjaan diatur dalam UU No.13 Tahun 2003.
Patut diduga sejak mulainya pekerjaan hingga saat ini sejumlah pekerja tidak di berikan pelaratan K3 sebagaimana mestinya.
Proyek pembangunan Screen House Modern yang di mulai beberapa bulan lalu ini awalnya mendapat sambutan positif dari warga sekitar karena di harapkan dapat memperbaiki pengembangan tanaman sayur dan buah-buahan di Kabupaten Bandung.
Namun, seiring berjalannya waktu muncul kekhawatiran dari warga terkait keselamatan para pekerja yang tampaknya di abaikan. Oleh kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
Hal ini juga menimbulkan kecemasan bahwa kualitas pekerjaan yang di lakukan bisa berdampak akibat minimnya pengawasan terkait keselamatan kerja.
Diduga Tutup Mata Tutup Telinga Pihak Dinas Pertanian
Di sayangkan keluhan masyarakat pun tidak di gubris oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Padahal sebulumnya awak media Balance News.Id sudah berulang kali mendatangi kantor Dinas Pertanian untuk menemui Kabid Nur dan Hj. Ning-Ning Hendasah,M.SI namun seolah tutup mata tutup telinga.
Terlepas dari tidak adanya tanggapan dari pihak Dinas Pertanian, mereka seolah alergi dengan adanya wartawan. Karna ketika awak media datang pun tidak ada sambutan ataupun Bahasa, padahal perihal itu sudah di sampaikan pada satpam untuk disampaikan pada Kabid ataupun Kadis.
Seharusnya pihak Dinas tidak menghindar seperti itu, bagaimana pun mereka seorang pejabat publik yang mestinya terbuka dan tidak perlu alergi. Dengan awak media atau wartawan.
Apalagi seorang pejabat publik harus mendekatkan diri kepada awak media, karena pejabat publik itu adalah corongnya pemerintah sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Sampai saat berita ini di tayangkan, belum ada tanggapan dari pihak Dinas terkait proyek pembangunan di Desa Panundaan.
Pewarta : BN/RedBN






Fakir money
September 10, 2024Memang banyak kasus serupa, yang dimana pihak dinas seolah cuek. Padahal mereka mengetahui problem dilapangan.
Agus Suhendar
September 10, 2024Trims. Seperti itu di lapangan, semoga dengan adanya pemberitaan ini menjdadi bahan evaluasi untuk kebaikan