Berita Pemerintah Pendidikan

Dr H. Dadang Supriatna Resmikan SMP Habibi Bina Candikia Bersama Ketua Fraksi PKB DPR.Ri Dr.H.Cuncun Ahmad Syamsurijal

Dr H. Dadang Supriatna Resmikan SMP Habibi Bina Candikia Bersama Ketua Fraksi PKB DPR.Ri Dr.H.Cuncun Ahmad Syamsurijal

Balance News | Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna bersama Ketua Fraksi PKB DPR RI Dr.H. Cucun Ahmad Syamsurijal melaksanakan grand opening. SMP Habibi Bina Cendikia di Desa Solokanjeruk Kecamatan Solokanjeruk Kab. Bandung. Jumat, (3/3/23).

Hadir pula pada Grand Opening tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Bandung KH. Asep Jamaludin bersama Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo. Dan Kepala Kementerian Agama Kab. Bandung H. Abdurahim, pihak Yayasan Habibi Bina Cendikia Hj. Eneng Sumiati dan sejumlah pihak lainnya.

Bupati Bandung

Dalam sambutannya, Bupati Bandung mengatakan dalam proses belajar mengajar di lingkungan SMP Habibi Bina Cendikia perlu dudukung sarana prasarana. Yang memadai, oleh karenanya Ia mengintruksikan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bandung untuk membantu membangun laboratorium bahasa pada tahun ini. “Karena laboratorium bahasanya masih kurang,” kata Dadang Supriatna.

Selanjutnya Bupati Dadang Supriatna Menuturkan bahwa pendidikan merupakan hak untuk semua masyarakat.
“Berdasarkan data BPS pada tahun 2020, rata-rata. Lama sekolah Kabupaten Bandung baru 8,8 tahun, tidak berbanding lurus dengan harapan lama sekolah. Kabupaten Bandung sekitar 12,9 tahun,” kata Dadang Supriatna.

Namun, Bupati menambahkan setelah 9 bulan dilantik menjadi Bupati Bandung, indeks rata-rata lama sekolah mengalami peningkatan dari 8,8 tahun menjadi 9,0 tahun.

Menurut Bupati Bandung, walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, ternyata berdasarkan data BPS tahun 2022, indeks kesehatan dan indeks daya beli masyarakat. Kabupaten Bandung mengalami peningkatan. Namun indeks pendidikan tidak meningkat signifikan.

Oleh karenanya Bupati Dadang Supriatna berharap kepada Pemprov Jabar agar pengelolaan SMA di kembalikan lagi ke kabupaten/kota. 

“Jika SMA tidak terurus oleh provinsi, lebih baik pengelolaannya di kembalikan lagi ke kabupaten/kota,” ujarnya.

Menurutnya dengan kondisi tersebut, Pemkab Bandung sulit membuat kebijakan secara utuh terhadap pendidikan SLTA sebagai upaya meningkatkan indeks pendidikan. Khususnya meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung.

“Kenapa kita melaksanakan program pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Sebab tahun ini kita memprogramkan 50.000 orang untuk masyarakat. Yang belum punya ijasah SD, SMP dan SMA. Supaya mereka bisa memiliki ijasah,” katanya.

Bupati Dadang Supriatna pun mengungkapkan salah satu uapayanya untuk meningkat kan nilai rata-rata lama sekolah adalah dengan melaksanakan. Program Besti (Beasiswa Ti Bupati). Mengingat masih banyaknya masyarakat di Kabupaten Bandung yang memiliki kemampuan, kecerdasan tinggi serta berprestasi namun. Secara ekonomi belum mampu melanjutkan sekolah.

Lebih lanjut, Bupati Dadang Supriatna sangat mengapresiasi dengan berdirinya SMP Habibi Bina Cendikia yang di prakarsai oleh. Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal.
“Ini merupakan karya nyata untuk masyarakat Kabupaten Bandung dalam. Bidang pendidikan,” katanya.

Bupati Bandung menyebutkan di Kabupaten Bandung masih membutuhkan 48 unit sekolah SMP baru. “Tahun ini insya Allah Pemkab Bandung menyediakan. 28 unit sekolah SMP baru. Sisanya, 20 unit sekolah kita berikan kesempatan kepada swasta untuk mendirikannya. Seperti di laksanakan oleh. Pak Cucun, yang saat ini menyiapkan SMP Habibi Bina Cendikia. Inilah peran masyarakat dalam kolaborasi atau pentahelik. Tanpa bantuan dari masyarakat, program pemerintah tidak akan berjalan,” ujarnya.

Dadang Surpiatna berharap kehadiran SMP Habibi Bina Cendikia dapat melahirkan generasi-generasi yang berkarakter dan berakhlakul karimah serta dapat menciptakan generasi pemimpin di masa yang akan datang.

Bupati Bandung mengatakan kehadiran SMP Habibi Bina Cendikia yang berfokus pada pendidikan teknologi dipandang sangat luar biasa. mengingat kebutuhan teknologi tidak bisa dihindari dalam menghadapi perkembangan jaman kedepan. “Kami berharap, hadirnya SMP Habibi Bina Cendekia ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” pungka

(RedBN)

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang