Berita

Pasca Arema FC Dikalahkan Persebaya Dalam Lanjutan Liga 1 Kerusuhan Terjadi Didalam Stadion Kanjuruhan Malang

BalanceNews.id, Malang – Jawa Timur Dalam tragedi kerusuhan supporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, diperkirakan menelan banyak korban meninggal maupun luka-luka. Hal tersebut terjadi pasca laga antara Arema FC vs Persebaya yang dimenangkan Persebaya di Stadion Kanjuruhan 
Malang tersebut.

Hal itu pula terlihat dari beberapa video dan foto amatir yang diterima dari beberapa pihak di beberapa Rumah Sakit yang ada di
Kabupaten Malang.

Korban meninggal dunia yang terdata sebanyak dari 125 orang dan korban luka dan dirawat sebanyak 180 orang, Sementara dari aparat keamanan terdapat 2 orang petugas meninggal dunia dan 1 orang petugas dirawat di Rumah Sakit.

“Hingga Minggu pagi pukul 04.29 WIB, kondisi di sekitar kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang
tempat pertandingan berlangsung masih mencekam”.

Kronologis kerusuhan supporter di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi sekitar pukul 21.45, seusai pertandingan ketika official Persebaya dan para pemainnya akan masuk ruang ganti dilempari oleh suporter aremania dari atas tribun dengan botol air mineral dan lain-lain.

Kemudian ketika pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain, supporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan official Arema FC, oleh petugas keamanan dilindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain.

Keributan terus berlanjut, supporter Aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan, karena supporter Aremania semakin tidak terkendali setelah diperingati beberapakali tidak dihiraukan, Aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah supporter Aremania yang menyerang tersebut. Kemudian Aremania yang berada di tribun berlari membubarkan diri keluar Stadion.

Sekitar pukul 22.30 WIB saat rombongan pemain dan official Persebaya Surabaya yang dibawa dengan kendaran Rantis dan pengawalan akan bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, sempat tertahan oleh supporter Aremania yang menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas dijalur sebelum pintu keluar stadion Kanjuruhan serta melempari kendaraan rombongan.

Kemudian Aremania juga merusak 2 unit Mobil Patwal Sat Lantas dan membakar 1 unit Truk Brimob dan 2 unit Mobil di pintu masuk depan Stadion Kanjuruhan. Selanjutnya Aremania yang mengadang tersebut dibubarkan oleh aparat keamanan dengan menembakkan gas air mata. Rombongan tertahan karena jalan masih dihadang oleh pagar besi pembatas pada jalur yang dilalui.

Akibat kejadian tersebut banyak supporter aremania dan aparat keamanan yang mengalami luka-luka. Supporter aremania yang mengalami luka-luka dan sesak nafas dirawat ruang Medis Stadion Kanjuruhan.

Karena korban terlalu banyak dan ruang medis tidak bisa menampung, selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit di wilayah Kepanjen antara lain RS Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Hasta Husada dan RS lain dengan menggunakan kendaraan ambulance, truk Polres Malang, truk Yon Zipur 5 Kepanjen, truk Kodim dan kendaraan lainnya.

(Tim/RedBN).

Agus Suhendar

Agus Suhendar

About Author

Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya. Pada tahun 2017 Agus Suhendar memutuskan untuk mendirikan perusahaan medianya sendiri. Agus kemudian mendirikan situs web portal Balance News. Hingga tahun 2018, PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Serupa

Ajang Bisnis Program BNPT
Bantuan Sosial Berita

Program BPNT Oleh Bulog Di Jadikan Ajang Bisnis

Balance News | Bandung – Ajang Bisnis Program BNPT sepertinya sudah bukan menjadi rahasia umum lagi di duga, adanya pemasok
pembuatan folder air
Berita Sosial

Pembuatan Folder Air di Wilayah Bojongsoang Menuai Pro dan Kontra

Balance News | Kab Bandung – Proyek pembuatan Folder Air yang berada di wilayah leuwi bandung Desa Citeureup Kec Bojongsoang