BALANCE NEWS || KAB BANDUNG – Pererat Ukhuwah di Malam Ramadhan 1447 H/2026 M, Camat Pameungpeuk Jadikan Tarling Momentum Syiar Program Unggulan.
Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid Baitul Arham, Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, pada Selasa (24/2/2026) malam.
Jajaran Forkopimcam Pameungpeuk hadir di tengah-tengah masyarakat dalam agenda Tarawih Keliling (Tarling) yang kini menjadi jembatan strategis antara pemerintah. Dan warga.
Bukan sekadar rutinitas ibadah di bulan suci, kegiatan ini di rancang sebagai ruang dialog terbuka. Camat Pameungpeuk, Agus Hindar Ruswanto, S.STP., M.Si., hadir langsung memimpin rombongan, di dampingi oleh Kepala Desa Rancamulya serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya
Agus Hindar Ruswanto menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum paling istimewa untuk memperkuat simpul silaturahmi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bandung tidak lepas dari dukungan dan pemahaman masyarakat di tingkat akar rumput.
”Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Melalui Tarling ini, kami ingin memastikan komunikasi antara pemerintah dan warga tetap cair. Ini adalah sarana kami untuk mensosialisasikan program-program unggulan Bapak Bupati Bandung agar manfaatnya benar-benar dirasakan dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Agus dengan penuh semangat.
Tiga Pilar Utama Tarling Pameungpeuk Kegiatan Tarling di Desa Rancamulya ini menitikberatkan pada tiga esensi utama:
Harmonisasi Sosial: Menciptakan kedekatan emosional tanpa sekat antara aparat kecamatan, kepolisian, TNI, dan warga desa.
Edukasi Pembangunan: Menjadi mimbar informasi untuk memaparkan capaian serta rencana program pemerintah daerah secara transparan.
Spirit Spiritual: Mengajak jamaah untuk menjadikan bulan puasa sebagai madrasah diri dalam meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.
Sinergi Ulama dan Umaro
Kehadiran unsur Forkopimcam yang berbaur dengan jamaah menunjukkan potret nyata sinergi antara Ulama dan Umaro di wilayah Pameungpeuk. Diskusi ringan pasca-salat Tarawih menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dalam suasana yang santai namun solutif.
Acara di akhiri dengan sesi foto bersama yang melambangkan kekompakan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan ini, di harapkan wilayah Pameungpeuk tetap kondusif, religius, dan selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung yang semakin Bedas.**
Pewarta : (Soni)
RedBN





