Balance News| Kabupaten Bandung – Proyek pembangunan siluman kembali terjadi di kawasan wisata kawah putih Jl. Raya Soreang, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat 40973
Pembangunan yang di kerjakan tanpa menggunakan papan informasi itu di indikasi sebagai trik untuk membohongi masyarakat. Agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran. Semestinya pihak pelaksana tetap memasang papan informasi apalagi lokasinya. Yang berada di pinggir jalan atau pintu masuk ke tempat wisata kawah putih.
Senin, (17/04/23) Media Balance News menyambangi lokasi pembangunan tersebut. Menurut beberapa orang yang berada di lokasi mereka hanya pekerja dan untuk pelaksana atau pemborong sedang berada di Ciamis dan setelah lebaran akan datang untuk meninjau pekerjaan.
Tidak jauh dari lokasi pembangunan pihak media mendatangai management wisata kawah putih dan kebetulan sedang ada pembangunan dan perawatan di area loket wisata. Menurut salah seorang management mengatakan kalau di sini kami hanya sedang melakukan beberapa perbaikan dan perawatan. Selain itu anggarannya langsung dari pusat atau perhutani.
Lanjut nya kalau untuk pembangunan yang pintu masuk itu bukan dari perhutani tapi oleh pihak ketiga dengan pengerjaan masjid dan selokan (TPT) nanti coba saya kasih kontek pihak 3 nya supaya lebih jelas, pungkas management Kawah putih.
Namun setelah melakukan komunikasi pihak media di bohongi ternyata mereka memberikan kontak palsu atau orang yang bukan menangani proyek tersebut.
Dengan tidak adanya papan proyek jelas sudah melanggar undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres no 54 Tahun 2010 dan nomor 70 Tahun 2012. Di mana pembinaan pekerjaan setiap bangunan yang di biayai negara wajib mengatur nama proyek. Di mana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, pelaksanaan proyek, dan nilai kontrak serta jangka waktu atau pekerjaan.
Pewarta : Peep/RedBN





