Balance News | Kabupaten Bandung – investigasi, Viral Aksi Penipuan Dengan Mengatas namakan Para kepala (Kades). Cukup marak telah terjadi di wilaya kec Pangalengan Kab Bandung Provinsi Jawa Barat Selasa, 12/4/2022.
Cara pelaku beraksi
Modusnya pelaku yang berpura-pura mengatas namakan Kades menghubungi korbanya melalui pesan singkat Akun Whatspp. Lalu dengan berpura-pura atas nama Kades untuk minta tolong pinjam uang dengan dalil akan di kembalikan. Dalam waktu 1 atau 2 hari setelah Dana Anggaran Silfa Desa Cair dari Pemda Kab Bandung akun palsu Hj. Ius Koswara Melalui Pesan Singkatnya Whatsapp. Ucap Korban Saat menemui Di Toko kios Pupuk Sarana tani Wates Jl Raya Wates Sukaluyu terusan Garut Selatan.
Menurut Asep sebagai sekdes Desa Sukaluyu sudah banyak warga yang menjadi korban penipuan tersebut di antaranya warga Desa Sukaluyu. Toko kios glosir sembako wates, Toko Pupuk Sarana tani wates dan yang lainya para korban sebagai warga yang di tipu. Oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang sengaja memakai akun dan Photo Profilnya para Kepala Desa setempat ucapnya.
Banyak korban yang terkecoh karena ulah penipu saat beraksi mencari mangsanya menggunakan Nama Akun Palsu Seperti halnya (Kades) Margamukti/Sukaluyu Hj. Odang Kusnadi
Hj. Ius Koswara Saya Sendiri di sisi lain sebagai korban dan pencemaran nama baik peputasi (Kades) ucapnya Hj. Ius Koswara, saat di temui Awak Media Mitra Polisi News, Selasa 12/4/2022 DiKantor ruang kerja.
Untuk Mengantisipasi kejadian serupa
Asep Sebagai Sekdes Desa Sukaluyu Menghimbau Kepada Semua Jajaran RW Yg Ada Diwilayah Desa Sukaluyu Melalau Whatspp Grup Oflator Desa Warga lebih Waspada Dan hati-hati.
Pemberitahuan kepada seluruh warga agar tidak mudah tertipu
Bewara di minta kepada warga Bilamana ada Penipu Dengan Modus yang Sama Di mohon kepada Warga Sebelumnya Melakukan transanksi atau ada Pengiriman sejumlah uang Lewat Transfer Rek Bank yang ada, Warga
di minta untuk mengecek langsung ke kepala Desa yang Bersangkutan jelasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim ipda Wawan Sopyan Polsek Pangalengan saat di hubungi lewat Whatsapp nya terkait adanya marak terjadi penipuan yang mengatasnama kan para Kepala Desa tersebut.
“Pihak Polsek Pangalengan mengatakan hingga saat ini belum menerima laporan Secara Resmi terkait adanya aksi Penipuan yang mengatasnamakan Para Kepala Desa”.
Meski demikian Pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, kami menghimbau agar Warga lebih waspada teliti sebelum adanya Suatu trans saksi terjadi Pengecekan terlebih dulu kepada orang yang terkait”, Waspada dan Hati-hatilah terhadap pelaku maraknya penipuan yang terjadi dengan modus akun Kades palsu sebagai Pejabat Pemerintah ungkapnya.
Red: BN, (kontributor: wanhend)





