Balancenews.id. Kab Bandung-
banyak pekerjaan proyek Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bandung yang di pertanyakan identitas nya yang jelas, bisa saja dibilang proyek siluman, salah satunya di wilayah Desa Sayati Kecamatan Margahayu menuai masalah dan menjadi keluhan warga. Selasa, 4 Oktober 2022
Hal ini menjadikan tanda tanya bagi warga kampung Sayati gang narsani RW 03 RT 03 Desa Sayati Kecamatan Margahayu dan masyarakat sekitar seharusnya waktu pelaksanaan proyek sesuai aturan dan keberadaan UU pemerintah terkait pengerjaan proyek yang mana telah diatur UU Nomor 14 tahun 2008 keterbukaan informasi publik, bahwa pengerjaan proyek merupakan satu paket dengan identitas proyek sesuai dengan RAB.
Menurut salah satu warga yang tidak mau disebut namanya ” Terkait hal itu diduga minimnya pengawasan dari berbagai pihak, hingga pelaksanaan proyek tanpa memasang papan nama informasi proyek sebagai keterbukaan Informasi publik (KIP), hal ini menjadikan persepsi kurang baik bagi masyarakat, bahkan sudah di wanti wanti kepada pemborong nya, untuk dipasang ” katanya
Adapun komplain warga pekerjaan tersebut pernah oleh warga setempat sempat diberhentikan karena tidak permisi kepada warga dan tidak dipasang papan proyek, pipa dua merk juga pun di pertanyakan.
Lebih lanjut ” Ironis, meskipun pengerjaan SPAM kurang lebih satu bulan ini papan informasi, belum terlihat penampakan, bahkan pekerjaan Pengeboran ini, bisa di sebut mangkrak, air nya keluar kecil, yang informasinya menurut pekerja ini kedalaman 90 meter ” Ujar warga.
Hal Senada pun di katakan oleh Asep ketua DKM Al Mubin ” Selain tidak ada papan proyek tidak ada kami pun mempertanyakan kualitas dan kuantitas serta profesionalisme pelaksana pekerja proyek SAB ini, saya berharap proyek pekerjaan bisa lancar dan bisa bermanfaat buat banyak masyarakat ” katanya
Sampai berita ini ditayang kami belum bisa konfirmasi kepada dinas terkait dan konsultan pengawas.
Pewarta: A W / RedBN


