BALANCE NEWS, KABUPATEN BANDUNG — Publik menyoroti proyek pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 1 Arjasari di Kabupaten Bandung yang menggunakan anggaran APBN sebesar Rp10.139.619.087,00. Proyek ini memiliki Nomor Kontrak Kerja 4905/SPK/HU.1108/PSMK tertanggal 12 September 2025, dengan PT Niskala Jayadi Buana bertindak sebagai perencana, serta disubkontrakkan kepada CV Ibranegara sebagai pengawas dan CV Arshaka Gavrila Xavier.
Pembangunan fisik tersebut meliputi enam ruang kelas, dua ruang guru, serta ruang kantor untuk kelas 1, 2, dan 3. Selain itu, sekolah ini menyediakan dua kompetensi kejuruan, yaitu bidang pertanian dan pemasaran. Lokasi sekolah ini terletak di Desa Pingirsari, yang berdiri atas dasar pengajuan dari warga Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari.
Baca Juga : Polemik 10 M Untuk Pembangunan SMKN 1 Arjasari Kabupaten Bandung
Kendati demikian, masyarakat mulai menyoroti berbagai fasilitas pendukung yang dijanjikan oleh pemborong namun hingga kini belum juga dibangun. Beberapa fasilitas yang dikeluhkan meliputi:
Pembangunan jalan lingkungan sekolah yang belum memadai.
Area parkir kendaraan yang belum tersedia.
Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dikerjakan asal-jadian dan belum rampung.
Pagar keliling dan gerbang masuk sekolah yang belum dibangun.
Akibat kondisi tersebut, sempat terjadi polemik di tengah masyarakat sekitar Kecamatan Arjasari. Warga mendesak agar segera merealisasikan harapan masyarakat untuk keamanan dan ji kenyamanan pendidikan di kab bandung khusunya di wilayah arjasari kab bandung.
Hingga berita ini ditayangkan pada Senin, 3 Agustus 2026, berbagai keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh warga masyarakat tersebut masih belum mendapatkan penanganan yang memadai.
Pewarta : Tim Lipsus BN




