BALANCENEWS.ID || BANDUNG – Kemacetan lalu lintas parah kembali mengular di kawasan Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Penumpukan kendaraan terjadi akibat penyempitan jalur seiring dilaksanakannya pengerjaan proyek Penggantian Jembatan Citarum oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Kamis, 22/10/2026
Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan parah terjadi dari tiga arah utama, yakni arus lalu lintas dari arah Banjaran. Menuju Kota Bandung, Ciparay menuju Kota Bandung, serta arah sebaliknya. Situasi ini di picu oleh penutupan salah satu jembatan, sehingga arus kendaraan harus di padatkan dan bergantian melewati satu jalur jembatan yang tersisa.

Proyek pengerjaan jembatan yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan ini tak hanya memicu penumpukan kendaraan. Tetapi juga menuai sorotan publik dan keluhan dari masyarakat sekitar. Selain mengganggu mobilitas harian warga dan pekerja, pengerjaan proyek tersebut di nilai lambat dan memicu ketidaknyamanan.
Keresahan warga dan pihak terkait tampak makin mengemuka setelah terlihat aksi vandalisme berupa coretan kritik bernada protes pada dinding penutup proyek. Coretan berwarna merah tersebut menyampaikan kekecewaan terkait kelayakan kompensasi dan pekerjaan dengan tulisan seperti “Kompensasi Teu Sesuai”, “Pagawean Dikapo’o”, hingga tuntutan “#GantiVendor”.
Sebagai informasi, proyek ini berada di bawah naungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang.
Red_BN





