BalanceNews.Id, Kabupaten Bandung — Ratusan warga Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai terima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM).
Mereka rela antre berjam-jam lamanya demi mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM ).

Setiap keluarga yang masuk kategori miskin dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bisa tersenyum lebar, pasalnya, PT Pos membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).Mereka rela antre berjam-jam lamanya demi mengambil Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM ).
Sebagaimana diketahui, BLT BBM 2022 ini merupakan salah satu bantuan sosial yang diluncurkan pemerintah sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM atau bahan bakar minyak.
Total nilai Bansos Rp.500.000. / KPM BLT BBM Rp. 300 ribu di tambah Sembako Rp 200 ribu untuk September ini. BLT BBM disalurkan dalam 2 (dua) tahap dengan nominal Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan. Tahap I disalurkan untuk 2 bulan dengan nominal penerimaan Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per KPM.
Seperti halnya di Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah sebanyak 912 KPM yang mendapatkan BLT BBM tersebut. Mereka mendapat 2 jenis bantuan langsung tunai sekaligus yakni BLT BBM bulan September dan BPNT bulan Oktober 2022.
Penerima bantuan Nani (52) yang beralamat Kp.cipancur RT 07/05 Kecamatan Baleendah, mengatakan bahwa dirinya merasa bahagia dan berterimakasih kepada Pemerintah, karena mendapatkan bantuan BLT BBM ini senilai Rp.500 ribu. Ucapnya (Kamis, 15/9/2022)
Ketua Puskesos Kelurahan Baleendah Cepi Hidayat, mengatakan hari ini Kelurahan Baleendah menyalurkan BLT BBM senilai Rp.500 ribu. Dan untuk menghindari terjadinya penumpukan massa, maka pihak Kelurahan Baleendah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Dalam penyaluran ini diatur dalam zonasi (per RW), dan allhamdulilah dalam pelaksanaan berjalan dengan aman dan tertib. Juga dalam penyaluran ini, tidak dipungut biaya apapun khususnya di Kelurahan Baleendah.
Penyaluran langsung dibagikan oleh PT Pos Indonesia di Gedung Serbaguna Kelurahan Baleendah, dibagikannya BLT BBM tersebut langsung tidak dengan embel-embel diarahkan kepada Agen e-Warong. Jadi KPM bebas untuk belanja dimana saja.
Dengan adanya penyaluran tersebut, allhamdulilah setelah diatur berdasarkan zonasi, tidak nampak ada kemunculan yang luar biasa karena dibantu oleh para Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa.
Adapun pembagian ini sesuai arahan PT Pos, mulai dari jam 09.00 WIB. Itupun dengan target 1 jam 150 KPM, mudah-mudahan beres sebelum jam 4 sore. Dan pihak Kelurahan selalu berdiskusi langsung dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Sementara itu dikatakan Bhabinkamtibmas Rahmat Kelurahan Baleendah, mengatakan dirinya sering melakukan koordinasi dan juga komunikasi tetap jalan. Untuk pembagian penyaluran tersebut sering menyarankan dari dulu mulai bantuan BanGub, Bantuan Covid-19, dsb.
Dan untuk menghindari antrian dan penumpukan KPM yang akan mengambil bantuan tersebut, saya sering memberikan saran dan himbauan kepada pihak Puskesos, Kasi Pemberdayaan, dan Lurah untuk menjadwalkan antrian agar tidak terjadi penumpukan.
Dalam pantauan media BalanceNews.Id, diduga tidak hadirnya pihak PT Pos Indonesia melainkan dari para Pekerja Harian Lepas (PHL).
Loh, kenapa bisa digantikan oleh PHL?? Padahal Pihak PT Pos Indonesia cabang Soreang berperan penting dalam pembagian BLT BBM ini, seharusnya kan diserahkan secara teknis oleh pihak PT Pos dengan anggaran bersumber dari pemerintah pusat.
Tak sampai disitu saja, adanya dugaan Pihak Pos Indonesia cabang Soreang dengan Pak Lurah, semacam mengkondisikan penyaluran ini. Nah, ini ada apa sebetulnya??.
Sebetulnya, mekanisme dan regulasi seperti apa yang diterapkan. Sampai-sampai Pihak Pos cabang Soreang tidak hadir.
Sampai saat ini, pihak Pos Indonesia cabang Soreang Fazri belum bisa dihubungi. Guna ingin konfirmasi terkait penyaluran BLT BBM di Kelurahan Baleendah.
(Pewarta: Abenk/RedBN)


