balance-news.id l Kabupaten Bandung – Progres pengerjaan tembok anti longsor memang merupakan salah satu rencana untuk direhabilitas karena memang dengan umur tanggul yang sudah tua dan perlu ada pembaharuan.
Adapun sumber biaya yang dilakukan untuk pembangunan tersebut dari APBD 2022, dengan nilai anggaran sebesar Rp.239.997.600,-. Waktu pelaksanaan 90 hari dan dikerjakan oleh CV Fajar Jaya.
Baca Juga : AMBRUKNYA TPT SUNGAI CIMENTENG DESA MARGA HURIP DIDUGA AKIBAT LEMAHNYA PENGAWASAN PIHAK DPUTR KAB BANDUNG
Terlihat dilokasi para pekerja tampak masih beraktivitas memasang batu pada dinding penahan tanah. Pekerjaan yang terus dikebut agar pembangunan selesai tepat pada waktunya, karena kendala dilapangan saat ini sedang cuaca penghujan.
Rabu, (19/10/22) Terlihat warga masyarakat dan juga Roni selaku pengawas sambil mengawasi pekerjaan tersebut serta Dancis sebagai pekerja ” berharap dengan adanya pembangunan TPT tersebut bisa memfasilitasi masyarakat sekitar.
Supaya tidak menyebabkan kecelakaan nantinya atau amblas jalan. Dan juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan akan mendukung penuh proses pengerjaan diwilayahnya” ucap Dancis.
Selain Dancis warga sekitar tak luput memberikan tanggapan positif terhadap pengejaan tersebut “Kami merasa sangat terbantu, apalagi saat ini kondisi di musim penghujan. Sebab kalau musim penghujan kondisi badan jalan terkikis dan longsor ” ungkap salah satu warga sekitar lokasi pembangunan.
Pekerjaan yang sudah sesuai aturan dan teknis, memang seharusnya pekerjaan seperti ini, dari awal pengerjaan dipasang papan informasi dan juga pengerjaannya pun sesuai spek.
Pewarta: Abeng/RedBN


