Balance News || Kabupaten Bandung – Security PTPN VIII Malabar Unit Kertamanah Pangalengan Keluhkan atas Keselamatan jiwanya terancam akibat alih pungsi dan perusakan kebun teh marak di Pangalengan, ketika sedang patroli sekitar perkebunan.
Security PTPN VIII Malabar Unit Kertamanah Keluhkan Keselamatan
Dalam upaya kelestarian dan keamanan perkebunan teh di wilayah Pangalengan, Asep (Danton) nama panggilan yang akrab di sebut oleh anggotanya yaitu security yang bertugas di wilayah perkebunan.
Asep, keluhkan keselamatan jiwanya ketika sedang berpatroli di malam hari dan mengelilingi perkebunan yang jaraknya ratusan kilo meter di area. PTPN VIII Malabar Unit Kertamanah-Margamukti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Jumat (21/03/2025).
Pasalnya ketika kami sedang berpatroli beserta anggota lainnya, Asep menemukan sekelompok orang yang tidak di kenal sedang merusak tanaman teh. Dengan sigap kami pun langsung gerebek kelompok orang tersebut yang jumlahnya puluhan.
Di tambah lagi mereka terpengaruh minuman beralkohol yang sebabkan mereka tidak normal dan makin garang, meskipun kami berjaga beberapa orang tetap saja secara manusiawi adanya ketakutan dengan ancaman mereka.
Terlebih mereka seakan menyalahkan kami sebagai pencurinya, padahal jelas-jelas mereka sedang melakukan aksinya dan tertangkap basah. Oleh kami para security. Merasa terancam kami pun melarikan diri dari para penjarah yang sedang merusak tanaman teh.
Baca Juga : Dugaan Alih Fungsi Lahan PTPN Vlll Sinumbra, Jadi Kebun Sayur Mayur
Dugaan-dugaan pun kian terlihat apalagi maksud dan tujuan mereka untuk alih fungsi lahan yang nantinya akan di jadikan. Kebun sayuran seperti kol, ubi, wortel dan lainnya. guna mendapat keuntungan pribadi tanpa memikirkan dampak lingkungan yang akan terjadi, ketika nanti musim penghujan tiba “Karunya pasti ka leubak banjir” dan dulu pun pernah kejadian Kertamanah di landa banjir bandang. Cetus Asep
Ketika di sentil awak media, adanya oknum pegawai PTPN VIII Unit Kertamanah yang berkolaborasi dengan cukong atau pengusaha sayuran di wilayah tersebut. Asep pun enggan memberikan tanggapan mengenai itu karna bukan ranah kami juga takut salah bicara. Silakan saja konfirmasi pada manager PTPN VIII Malabar. Tambah Asep
Berdasarkan informasi tersebut, awak media pun langsung menyambangi Kantor PTPN VIII Malabar Pangalengan di Jalan Banjarsari Kecamatan Pangalengan. Namun sangat di sayangkan tidak ada orang yang bisa di temui, hanya ada satpam saja yang berada di kantor padahal waktu masih menunjukan jam kerja.
Sampai berita ini di tayangkan Pihak PTPN VIII Malabar, masih belum bisa di konfirmasi.
Peawarta : Hedi/Beng





