Balance News || Kab Bandung – Perbaikan trotoar di Jalan Raya-Bandung Garut Km.21 Kecamatan Rancaekek diduga bermasalah hingga muncul masalah. Di masyarakat di karenakan pekerjaan tersebut terlihat amburadul alias asal jadi dan tidak ada tanda KIP / pemasangan papan informasi pekerjaan 31/08/2024.
Amburadul Perbaikan Trotoar di Jalan Raya Bandung – Garut Rancaekek
Perbaikan trotoar tersebut memakai uang Negara, maka masyarakat juga berhak tahu akan informasi untuk pekerjaan tersebut, hal ini. Di dasari akan adanya undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP) No 14 Tahun 2008
Perlu kita ketahui bahwa Program tersebut berasal dari Dinas PUTR Provinsi Jabar dengan jenis pekerjaan berupa perbaikan trotoar. (Beda Tinggi Jalan) yang mana ini semua merupakan bentuk pemeliharaan atau revitalisasi infrastruktur untuk memberikan keamanan dan kenyaman bagi masyarakat pengguna jalan tersebut.
Untuk Pemenag Tender
Beda Tinggi Jalan di kerjakan oleh PT TRIE MUKTY PRATAMA PUTRA sebagai pelaksana lapangan Untuk perbaiki trotoar tersebut diduga sudah abaikan KIP.
Baca Juga : BANTUAN KEUANGAN KHUSUS (BKK) BAGI 47 DESA TAHUN 2024 SEGERA TEREALISASI
Adanya keterangan dari salah satu pekerja yang tidak mau memberitahukan namanya saat di temui awak media di lokasi pekerjaan mengatakan.“ Untuk panjang kontruksi beda tinggi jalan ini untuk sementara di buat kurang lebih satu kilo meter.
Trotoar Di Jalan Raya Bandung – Garut Rancaekek Diduga Menghaburkan Anggaran Negara
Adapun untuk pemasangan dan mengganti paving block serta merapikan kanstin, pekerjaan tersebut sudah kami kerjakan mencapai lebih. Dari 50 persen dan pekerjaan pun di mulai dari bulan Juli 2024 yang mana di targetkan selesai secara keseluruhan akhir tahun 2024 itupun kalau tidak ada kendala dan faktor lain di lapangan, “Terangnya.
Harapan saya sendiri setelah pengerjaan ini selesai, trotoar dapat di gunakan dengan lebih nyaman dan aman bagi masyarakat luas. Dan mudah mudahkan bisa di gunakan sebagai mana fungsinya “Cetus dia.
Harapan Masyarakat
Sementara itu, salah seorang warga, H (55) tahun sampaikan pada awak media mengapresiasi untuk perbaikan trotoar yang di lakukan oleh pihak PUPR Provinsi Jabar sebagai upaya memberikan fasilitas yang baik untuk kenyamanan masyarakat luas. Ungkapannya
Di sisi lain muncul juga keluhan dari masyarakat sekitar terkait perbaikan trotoar yang tidak memasang plang papan keterbukaan informasi (KIP). Suryana warga Dangdeur mengatakan, “Seharusnya pihak PT itu memasang papan informasi agar masyarakat juga tahu terkait perbaikan trotoar ini, sumber anggaran dari mana, berapa lama pekerjaan dalam waktu hari kalender kerja dan lain lainnya agar masyarakat luas itu tahu.
Baca Juga : BANTUAN KEUANGAN KHUSUS (BKK) BAGI 47 DESA TAHUN 2024 SEGERA TEREALISASI
Lain hal dengan yang di katakan Dedi (50) Tahun, salah satu Warga Kampung Talun yang sedang menyaksikan pekerjaan tersebut. Berharap jangan sampai dengan adanya pekerjaan ini, aktifitas warga tidak terganggu dan seharusnya dalam penyimpanan material juga harus tertib dan rapih agar pengguna jalan bisa tetap nyaman
Lanjutnya, “Sebenarnya kalau saya menilai, Trotoar di sepanjang jalan ini masih lumbayan bagus, kok kenapa sekarang di perbaiki lagi.
Seakan akan sepanjang jalan Cileunyi Rancaekek Cicalengka selalu di jadikan ajang percobaan perbaikan trotoar saja, saya sendiri. Terus terang merasa terganggu terutama oleh debu-debu jalan yang di akibatkan dari material proyek yang kurang rapih dalam penyimpanannya
Selain itu juga saya curiga, jangan-jangan dengan adanya proyek perbaikan trotoar, perbaikan jalan itu semua hanya kedok belaka. Yang jelas dugaan saya semua itu hanya menghamburkan uang Negara saja, “Pungkasnya.
RedBN/AAbeng







