BalanceNews, Kab Bandung – Pembangunan Fasilitas Kesehatan Puskesmas yang terletak di Tanah Carik Desa Bojongmalaka Kecamatan Baleendah diduga molor.
Baca Juga: Proyek Pembangunan Puskesmas di Desa Bojong Malaka Hiraukan KIP Warga Pertanyakan
Pasalnya dalam kontrak kerja pengerjaan proyek telah melewati batas waktu kurang-lebih 14 hari dan sampai saat ini (26/9/2022) baru selesai pengurugan dan pemagaran. Seharusnya dengan waktu yang lumayan cukup lama, pengerjaan sudah rampung 20%.
Pembangunan proyek puskesmas Rancamayar merupakan anggaran yang bersumber dari DID tahun 2022 dan dikerjakan oleh CV. Indra Nugraha. Dengan total anggaran sebesar Rp. 3,7 M.
Dilapangan pembangunan proyek Puskesmas tersebut selasa, 27/9/2022 yang awalnya papan proyek tidak terlihat oleh kasat mata. selasa baru menampakan papan informasi dengan nomor kontrak : 602.1/24/KTR-01.22.02/PUSK.Rancamanyar/DPUTR/2022 dan dimulai pekerjaan 29 Agustus 2022 proyek dengan anggaran 2022 sebesar Rp. 3.746.672.288,00. Sumber Dana: Dana Insentif Daerah (DID) sebagai pelaksana CV. Indra Nugraha.
Berawal adanya informasi dari masyarakat dan Hasil investigasi Balancenews, menemukan dilapangan adanya indikasi ketidakberesan proyek Puskesmas T.A 2022 yang di kerjakan tidak sesuai dengan kalender dimulainya pekerjaan tersebut pasalnya yang seharusnya pembangunan proyek tersebut dikerjakan hari Senin, 29 Agustus 2022 pekerjaan maju diduga molor dari waktu pelaksanaan.
Ironisnya hal tersebut terjadi pada proyek yang nilainya milyaran rupiah, yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Bandung Tahun 2022.
Terkait adanya pemberitaan miring yang berjudul (Proyek Pembangunan Puskesmas di Desa Bojongmalaka Hiraukan KIP Warga Pertanyakan), Edo sebagai HUMAS dari Pembangunan Puskesmas tersebut langsung merespon dan mengundang awak media untuk klarifikasi.
Humas proyek Edo ketika saat dikonfirmasi (Senin, 26/9/2022) pada saat dimintai tanggapan oleh media terkait berita yang sudah tayang, Edo pun membuat janji kepada awak media untuk memberikan tanggapan dan mengatakan “Besok saja kita ketemu dikantor” Ucap Edo.
Awak media Balancenews kembali sambangi proyek Puskesmas Selasa, 27/9/2022. Setelah memenuhi undangan dari Edo selaku Humas proyek tepatnya pukul 10.00 WIB , tetapi ketika menggu cukup lama dan mengirimkan pesan singkat lewat WhatsApp, Edo mengatakan “Saya tidak bisa ketemu hari ini, dikarenakan ada janji mendadak. Lain waktu saja kita ketemu”. Yang akhirnya pertemuan pun batal.
Dengan rasa kecewa karena telah membuang waktu, Edo yang tampak bersalah pun selang beberapa jam menghubungi kembali awak media BalanceNews.Id, “Pak saya sudah dilokasi, bisa kesini lagi Bapak”. Tuturnya
Seharusnya sebagai Humas atau public relation haruslah memiliki hubungan yang baik dengan rekan media. Humas dan media akan selalu bersinggungan Dan Humas itu mampu memberikan informasi berdasarkan fakta dan keakuratan tentang segala informasi dalam sebuah perusahaan. Informasi yang disampaikan pun harus benar dan tetap menjunjung tinggi etika agar informasi itu bisa diterima dengan mudah oleh publik.
Pewarta: Abeng/RedBN


